Paxel Gandeng Waste4Change Beri Solusi Atasi Masalah Sampah Kemasan e-Commerce

145 views

iniSURABAYA.com – Pertumbuhan fenomenal belanja daring selama 10 tahun terakhir memberikan dampak negatif pada lingkungan, sampah packaging dari e-commerce yang kebanyakan plastik dan kardus menggunung di setiap rumah tangga di Indonesia.

Ada lebih dari enam juta paket e-commerce yang setara dengan 9.000 ton sampah yang dikirim setiap harinya di Indonesia, di luar food delivery.

Zaldy Ilham Masita, Co-founder Paxel menyatakan, sebagai startup e-commerce logistik, Paxel ikut bertanggung jawab memberikan solusi. “Kami bekerjasama dengan startup lingkungan Waste4Change meluncurkan servis PaxelRecycle untuk membantu Indonesia memenuhi rekomendasi dari COP26 dan SDG. Selain mengatasi dampak negatif dari pertumbuhan e-commerce terhadap lingkungan,” ungkap Zaldy.  

Sementara M Bijaksana Junerosano, Managing Director Waste4Change mengakui, e-commerce termasuk industri yang diprediksi akan meningkat 40 persen produksi sampahnya hingga 2030.

Pria yang akrab disapa Sano ini menekankan, salah satu dampak yang mulai kita rasakan adalah berkurangnya kemampuan TPA untuk menampung sehingga perlu segera mencari lokasi baru untuk pembangunan TPA.

“Dengan kolaborasi bersama Paxel, kita dapat meningkatkan jumlah sampah yang terdaur ulang, mengurangi beban TPA dan menumbuhkan lapangan pekerjaan baru di sektor ramah lingkungan atau biasa kita sebut ‘green jobs’,” ujarnya.

PaxelRecycle yang diluncurkan bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-4 sekaligus memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia di 28 November, dapat diakses di aplikasi Paxel dari mobile phone.

Hero (kurir) Paxel akan menjemput waste packaging e-commerce dari rumah dan mengantar langsung ke bank sampah yang dikelola oleh Waste4Change untuk di-reuse atau recycle.

Sesuai hasil keputusan COP26 lalu yang menekankan emisi karbon harus menjadi target setiap negara, Zaldy menyebut bahwa penerapan zero waste living adalah langkah awal yang bisa diambil oleh individu.

“Paxel akan membantu setiap konsumen e-commerce untuk bisa tetap belanja daring dan juga menjaga lingkungan melalui PaxelRecyle. Mari kita menjadi konsumen e-commerce yang peduli bumi dan menciptakan circular economy untuk e-commerce,” kata Zaldy.

Tahap awal, PaxelRecycle melayani penjemputan sampah jenis kardus, bubble wrap, botol plastik, botol kaca (selain bekas cat, pembasmi nyamuk dan yang beracun lainnya) di area Jabodetabek dan TangSel.

Karung sampah yang ramah lingkungan bisa didapatkan di aplikasi Paxel untuk memulai PaxelRecycle. wid

#ecommerce #fooddelivery #paxel #waste4Change

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)