Baru Pertama Jajal Panggung Surabaya Fashion Parade, 2 Desainer Muda ini Hadirkan Motif ala Pakistan

231 views
Busana-busana karya desainer senior dan pemula berpadu di panggung Surabaya Fashion Parade 2021 yang digelar selama empat hari di Chameleon Hall lantai 5 Tunjungan Plaza 6 Surabaya.

iniSURABAYA.com – Pakistan look menjadi inspirasi desainer muda Hania (13) dan Aby (14). Karena itu pula, tema yang diangkat untuk karya mereka adalah Sadagi yang dalam bahasa Urdu berarti sederhana.

Meski begitu rancangan yang mereka buat dan berhasil menarik perhatian penikmat fashion di panggung Surabaya Fashion Parade hari ke-tiga, Sabtu (4/12/2021) tentu tidak sesederhana makna ‘Sadagi’.

Digarap dalam waktu sekitar satu bulan, Sadagi menonjolkan motif-motif modern yang tetap elegan. Untuk busana tersebut desainer muda yang menggunakan nama diri FDBelTh ini menampilkan warna-warna pastel, pink, biru, dan mint.

“Ada satu yang kontras, kami tonjolkan yaitu olive green dengan sentuhan ornament etnik warna tegas,” ungkap Hania yang baru pertama kalinya unjuk karya di panggung Surabaya Fashion Parade.

Warna-warna tersebut, diakui Aby menggambarkan kondisi daam siklus fashion di Tanah Air selama pandemi ini. “Inilah ‘revenge fashion’, yakni semacam pengalaman berbelanja yang terlihat membalas waktu dan pakaian yang hilang selama pandemi,” katanya.

Sementara Samuella Betsie yang juga memajang karyanya di hari ke-3 SFP 2021 mengaku membuat 12 rancangan untuk diperagakan di runway malam itu.   

‘Uluwatu Handmade Balinese Lace’ menjadi tema karyanya kali ini. “Saya menghadirkan lace khas yang di Bali dikenal dengan nama Krawang,” ujarnya kepada iniSurabaya.com.

Bahan berwujud bordir yang proses pembuatannya dibantu mesin ini memerlukan waktu delapan hari hingga tiga minggu untuk menyelesaikannya. “Karena itu harga agak tinggi karena untuk membayar SDM-nya. Kami kan harus menghargai perajin Krawangnya,” ujar desainer kelahiran Jakarta yang sudah tiga tahun mukim di Bali ini.

Untuk warna, lanjut Betsie, dominan putih dan hitam. “Saya pakai warna-warna yang menyatu dengan alam,” tuturnya. Semua koleksi yang disajikan kepada penikmat fashion Surabaya beragam model, mulai wedding dress, jumpsuit, cocktail dress, dan pakaian sehari-hari.

“Selain itu ada pula kebaya. Kita kan tidak boleh melupakan unsur tradisinal negeri ini,” tandasnya. ap

#bali #desainer #model #surabaya #surabayafashionparade

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)