Ikut Pentas Bareng Seniman Ludruk, Konsul Jenderal Amerika di Surabaya Komentar Begini

1293 views

Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Heather Variava (kiri) saat dandan sebelum pementasan di Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara THR Surabaya, Sabtu (26/5/2018) malam.

iniSURABAYA – Konsul Jenderal Amerika Serikat, Heather Variava memenuhi janjinya untuk tampil bersama seniman ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara di Tobong Ludruk THR Surabaya, Sabtu (26/5/2018).

Perempuan yang akan mengakhiri masa tugasnya di Surabaya itu cepat beradaptasi dengan lingkungan baru sehingga bisa tampil total saat pementasan cerita ‘Ojok Keminggris part 2’ malam itu.

Sebagai orang nomor satu mewakili negara adi daya di Surabaya, Variava sama sekali tidak rikuh saat berada di lingkungan seniman ludruk. Variava juga terlihat menikmati kebersamaannya dengan para seniman ludruk saat dandan di ruangan sempit di belakang panggung sesaat sebelum pementasan.

Variava yang mengenakan kebaya modifikasi itu mempersiapkan secara khusus kostum dan make up yang akan dia gunakan saat tampil di panggung. “Merasa mendapat kehormatan bisa ikut pentas di Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara,” ujarnya usai pementasan.

Variava merasa senang atas kesempatan yang diperoleh bersama para seniman ludruk dan aktivis Rotary Club tersebut. Menurut Variava, pertunjukan ludruk merupakan partisipasinya yang pertama pada kesenian tradisional, khususnya di Surabaya.

“Saya merasa seperti arek Suroboyo sesudah main ludruk,” katanya.

Disinggung soal kesulitan yang dihadapi ketika berakting di panggung ludruk, Variava mengaku terkendala pada penggunaan bahasa yang cenderung khas Suroboyoan. Tetapi ditambahkannya, dia sempat mendapat bantuan dari beberapa pemain ludruk untuk mengucapkan kalimat tertentu dalam bahasa Suroboyoan.

“Perlu waktu sedikit untuk adaptasi. Selanjutnya improvisasi saja berdasarkan tema penceritaan. Karena saya pikir itulah ludruk. Salah tidak apa-apa,” ungkapnya.

Variava pun tak menutupi kekagetannya ketika menyaksikan suasana di tobong ludruk tersebut. Variava menyampaikan rasa salut dan hormatnya kepada para seniman ludruk yang mampu menjaga eksistensi berkesenian.

“Dengan segala keterbatasannya mereka tetap bisa eksis dan inovatif. Ini yang perlu diapresiasi,” tegasnya dengan bahasa campuran Inggris dan Indonesia. dit

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)