FOTO-FOTO: ‘Rama Shinta In Ballet’ Hanya Dipersiapkan dalam Seminggu, Seperti Ini Hasilnya

1416 views

Pementasan ‘Rama Shinta in Ballet’ di Gedung Balai Budaya Kompleks Balai Pemuda Surabaya.

iniSURABAYA – Pentas tari balet tak hanya mengangkat kisah-kisah mancanegara. Di tangan dingin Marlupi dan anak cucunya, cerita tradisional pun bisa jadi pertunjukan balet yang menarik.

Setelah tahun lalu membawakan ‘Si Kabayan’, kali ini murid-murid Marlupi Dance Academy menghadirkan cerita pewayangan ‘Rama Shinta’.

Tak tanggung-tanggung, pementasan kolosal itu disuguhkan oleh 1.000 orang murid Marlupi Dance Academy dari Surabaya dan Jakarta.

Pertunjukan yang disajikan di gedung Balai Budaya Kompleks Balai Pemuda, Minggu (4/11/2018) ini dibagi dalam dua sesi, yang pertama pukul 12.00, dan berikutnya pukul 18.00.

“Dua pertunjukan itu penarinya berbeda-beda. Tetapi pemeran utamanya sama,” ungkap Claresta Alim ARAD, Director of Performing Arts Marlupi Dance Academy.

Yang menarik, pementasan massal ini hanya dipersiapkan dalam waktu seminggu. “Bagi mereka (murid-murid Marlupi Dance Academy) tidak masalah. Meski hanya latihan tiga hari sekali pun mereka pasti sudah siap,” tegas cucu Marlupi ini.

Karena, lanjut Claresta Alim, cerita apa pun yang diangkat ke panggung, struktur kaki para penari tetap sama. “Tinggal menyesuaikan gerakan tangan saja,” tegasnya.

Menurut Claresta,“Kalau mau jadi ballerina, mereka harus smart. Karena mereka harus hafal semuanya termasuk lagu-lagu yang jadi pengiringnya.”

Melalui lagu-lagu pengiring gerakan tersebut, ditekankan Claresta, pebalet harus hapal kapan masuk, kapan keluar, kapan ketemu orang lain.

“Jadi yang bisa jadi ballerina handal itu mereka yang pandai dan smart. Itu bisa terjadi kalau mereka latihan setiap hari sehari. Setiap latihan 4-5 jam dari Senin sampai Sabtu,” imbuhnya.

Sementara Marlupi menyatakan, bahwa dalam setahun Marlupi Dance Academy punya dua kali agenda pertunjukan. Yang pertama adalah pementasan rutin, dan yang kedua dalam rangka graduation.

“Pertunjukan ini untuk memotivasi mereka setelah setahun belajar. Mereka patut diberi panggung yang layak untuk memamerkan kemampuan menari balet,” tandas pendiri Marlupi Dance Academy ini.

Ditemui sesaat sebelum pentas ‘Rama Shinta in Ballet’, Marlupi menyatakan pula bahwa pertunjukan tersebut sebagai upaya mengangkat kisah yang selama ini akrab dengan masyarakat.

“Selama ini Rama Shinta kan dikenal di panggung wayang. Kali ini kami coba sajikan lewat tari balet,” ungkapnya. dit

#ceritapewayangan #marlupidanceacademy #ramashintainballet

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)