Blissful Wedding Showcase, Sebelum Merancang Baju, Desainer Jeany Terlebih Dulu ‘Meraba’ Tubuh Calon Pengantin, Ternyata Ini Maksudnya

iniSURABAYA – Menikah adalah momen bersejarah yang akan dikenang sepanjang hidup. Karena itu wajar bila calon pengantin ingin tampil spesial di hadapan tamu-tamunya.  

Tetapi, jika calon pengantin merasa punya tubuh tak ideal, tak perlu merasa gelisah dan repot fitness untuk mendapatkan potongan tubuh yang diinginkan. Momen pernikahan tetap jadi mengesankan jika mengenakan busana yang bisa menutup beberapa kekurangan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Untuk yang berpinggul besar misalnya, bisa disiasati dengan memakai cutting A-line atau semi ball untuk menyamarkan bentuk pinggulnya,” ungkap Jeany Hanna Rumoei.

Ditemui di tengah persiapan Blissful Wedding Showcase yang akan diselenggarakan di Pakuwon Imperial Ballroom, Sabtu-Minggu (19-20/1/2019), Jeany menambahkan, jika calon pengantin tetap menginginkan pakai busana mermaid, tetap bisa dipenuhi.

“Tapi caranya disiasati dengan outer yang lebih panjang,” ungkapnya.  

Karena itu, ‘scanning body’ menjadi langkah pertama yang dilakukan Jeany saat menerima order dari calon pengantin. “Sebelum desain baju, saya akan raba dulu tubuhnya. Tahu bentuk leher pendek atau tinggi. Bentuk mukanya kotak, lonjong, atau berbentuk hati. Ini akan pengaruh saat membuat neck line,” tandasnya.

Desainer asal Surabaya ini menyatakan bahwa dirinya memang menyukai ortopedi. Sehingga dia selalu berusaa mencari tahu struktur tulang setiap kliennya. “Oh ini (bagian tubuh) kanan dan kiri nggak sama, dan itu ada cara ‘menyembuhkan’,” bebernya.  

Selain scanning hal yang pertama dilakukan pada calon pengantin adalah ngobrol panjang lebar untuk mengetahui karakternya. “Memang harus sabar.apalagi menghadapi calon pengantin yang cerewet,” imbuh pemilik label Jeany Rumoei Couture ini.

Untuk bahan, Jeany menegasakan dirinya suka menggunakan sutra. “Sutra memang susah dihandle jahitnya. Tapi saat dipakai, seperti menyatu dengan badan,” katanya.

Sedang bahan brokat, diakui Jeany sudah tidak lagi banyak dipakai. “Bukan karena dianggap ketinggalan, tapi orang lebih suka yang simple. Untuk tren busana pengantin 2019, brokat tetap dihadirkan tapi dengan tatanan yang berbeda,” urainya. dit

Pos terkait