Crown Group Hadirkan Beach Club di Ancol Senilai Rp 8,7 Triliun, Iwan: Ini Proyek Pulang Kampung

Bagus Sukmana, GM Strategic & Corporate Communications Crown Group Indonesia memapar rencana ekspansi Crown Group di 4 lokasi di 3 negara berbeda yang digarap tahun 2019, dan salah satunya ada di Jakarta.

iniSURABAYA – Tahun 2019 bakal menjadi tapakan baru bagi Crown Group di dunia properti. Salah satu perusahaan pengembang hunian swasta terbesar yang berbasis di Sydney, Australia ini menyiapkan dana sebesar Rp 50 triliun untuk mewujudkan hunian di empat lokasi di tiga negara berbeda.

Proyek hunian itu ada di Melbourne dan Brisbane, Australia, Los Angeles, Amerika Serikat, dan Jakarta, Indonesia. Dari besaran dana tersebut, sebesar Rp 8,7 triliun diantaranya dialokasikan untuk proyek tempat tinggal di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Bacaan Lainnya

“Khusus untuk Indonesia, ini adalah cara kami ‘pulang kampung,” tandas Iwan Sunito, CEO Crown Group, Selasa (22/1/2019).

Baca Juga:  https://inisurabaya.com/2019/01/crown-group-siapkan-rp-50-triliun-untuk-proyek-spektakuler-di-4-lokasi-di-3-benua/

Iwan yang kelahiran Surabaya ini mengaku sudah lama memendam impian untuk membangun menara hunian ikonik di Indonesia. proyek Crown Group itu nantinya berupa menara hunian dengan konsep sea front bergaya resor yang akan menjadi kawasan beach club pertama di Ancol.

“Tidak hanya di Jakarta, proyek ini bisa jadi yang pertama di Indonesia,” tegas Bagus Sukmana, GM Strategic & Corporate Communications Crown Group Indonesia.

Saat ditemui di Hotel Bumi Surabaya, Bagus menyatakan, pengerjaan proyek di Ancol ini dipercayakan pada Koichi Takada. Arsitek kelas dunia ini sebelumnya juga mendesain Infinity by Crown Group di Sydney, Australia.  

Bagus kemudian memberi catatan,”Infinity by Crown Group terpilih sebagai salah satu World’s Best Project di Australia Property Congress tahun 2017.

Sebelumnya, Infinity by Crown Group juga menerima Honourable Mention pada acara American Architechture Awards for Architechtural Design and Mixed-use Architechture (2016).”

Proyek hunian di Ancol, masih kata Bagus. berupa enam menara yang secara keseluruhan terdiri dari 2.700 unit hunian. “Sementara dikerjakan dua menara dulu, dan bakal dimulai sekitar bulan Oktober-November nanti,” ungkapnya.

Untuk masa pengerjaan, lanjut Bagus, diperkirakan sekitar 3-4 tahun untuk tiap proyek hunian. “Makin besar menaranya tentu makin lama pengerjaannya,” imbuh Bagus.

Mengenai kekhawatiran banyak pihak terhadap bangunan-bangunan di sekitar pantai bakal terkena tsunami, Bagus optimis, apartemen yang akan dididirikan Crown Group di Ancol ini aman dari bencana tsunami. “Sejauh ini belum pernah ada tsunami di Jakarta Utara,” tuturnya.

Selain hunian di Jakarta, proyek spektakuler lain yang bakal digarap Crown Group pada tahun 2019 ini ada di Los Angeles (LA), Amerika Serikat. “Masyarakat LA akan melihat pembangunan menara hunian ikonik di kawasan CBD LA,” imbuhnya. dit

Pos terkait