Banyak Manusia Kehilangan Cermin, Sudjiwo Tedjo: Buktikan bahwa Monyet Lebih Berhati daripada Manusia

Sudjiwo Tedjo bersama kelompok musiknya sedang beraksi di acara ‘Santun Bermedia untuk Pemilu Damai’ yang diselenggaraan dalam rangkaian Hari Pers Nasional 2019.

iniSURABAYA – Sudjiwo Tedjo, sang ‘Presiden Jancukers’ benar-benar bikin gaduh acara bertajuk ‘Santun Bermedia untuk Pemilu Damai’ yang diselenggarakan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Convention Hall Arif Rahman Hakim Surabaya, Rabu (6/2/2019).

Celetukan-celetukan sarat sindiran dan filosofi yang khas inilah yang selalu ditunggu para ‘Jancukers’, sebutan bagi penggemar fanatiknya. Uniknya, ratusan massa yang memenuhi Convention Hall itu mayoritas adalah kalangan milenial, yaitu mereka yang masih pelajar SMA dan mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Mantan jurnalis di Harian Kompas ini memang piawai dalam membalut kritik-kritik sosial dalam balutan bahasa milenial, sehingga langsung direspons penonton yang dari kalangan anak muda ini.

Di setiap ucapan yang terkesan slengekan itu, Sudjiwo Tedjo selalu menyelipkan pesan-pesan ajakan untuk menjadi ‘manusia seutuhnya’, dan menjalani proses yang dia sebut sebagai ‘man to be’.

“Lebih baik seperti monyet berhati manusia daripada tampangmu manusia tapi berhati monyet. Ayo Subali, Sugriwa (tokoh pewayangan, Red) buktikan bahwa monyet lebih berhati daripada manusia,” begitu celetuknya dari atas panggung pertunjukan yang kontan disambut applaus membahana.

Seniman yang selalu mengenakan topi ini lalu menambahkan pesannya,”Kamu hidup boleh di luar negeri, luar kota, atau luar kampung. Tapi jangan hidup di luar jaman.”  

Dalam kesempatan itu, Sudjiwo Tedjo juga mengingatkan di saat menyambut pesta demokrasi seperti sekarang yang diperlukan oleh warga negeri ini adalah cermin. “Cermin sudah ada sejak zaman Mesopotamia. Tetapi, sekarang kita seperti kehilangan cermin,” tandas pemilik nama Agu Hadi Sudjiwo ini.

Masih terkait Pemilu, pria kelahiran Jember ini juga mengingatkan agar pendukung kedua calon presiden tidak saling serang dan menuding sebagai penyebar hoax. Sebab, bisa jadi kedua-duanya adalah penyebar hoax itu sendiri.

“Ayo damai, pakai perasaan jangan pakai pikiran,” begitu ujarnya memberi penekanan.  

Selain Sudjiwo Tedjo, acara ‘Santun Bermedia untuk Pemilu Damai’ ini juga menghadirkan sejumlah tokoh terkemuka, seperti Saifullah Yusuf (Wakil Gubernur Jawa Timur), Rosarita Niken Widiastuti (Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika), Agus Sudibyo (Direktur Eksekutif Indonesia New Media Watch), dan Margiono (Penanggung Jawab HPN 2019). dit

Pos terkait