Inilah Keseruan Lomba Makan Mi di Atrium East Coast Center, Syaratnya Peserta Dilarang Minum

IniSURABAYA – Suasana di Atrium East Coast Center, Minggu (10/2/2019) siang itu tak seperti biasanya. Sangat riuh oleh pengunjung dari beragam kelompok usia.

Mereka duduk di kursi menghadap semangkuk mi plus sumpit di sampingnya. Begitu panitia memberi aba-aba, mereka pun langsung menyantap seporsi mi tersebut hingga ludes.

“Makan mi-nya enak. Tapi yang bikin panik kan harus cepat. Apalagi nggak boleh minum selama makan mi,” tutur Ucok, salah satu peserta Lomba Makan Mi yang diadakan Wok Restaurant.

Bacaan Lainnya

Meski ada segelas air mineral tersaji di meja, peserta memang dilarang minum sampai mi yang ada di mangkuk tersebut habis. “Mereka hanya boleh minum sebelum dan sesudah makan mi-nya,” kata Jennifer Claudia, Marketing Manager Wok Restauran East Coast Center.

Syarat lain, menurut Jennifer, para peserta harus memastikan mangkuknya benar-benar bersih sebelum mengangkat tangan sebagai tanda sudah menyelesaikan ‘tugas’nya makan mi. “Juri juga akan memastikan pula bahwa dalam mulutnya pun bersih tak ada sisa mi,” imbuhnya.

Ditegaskan Jennifer, selain tercepat, faktor kebersihan juga dinilai. Kalau masih ada sisa mi, peserta akan di-diskualifikasi. “Mangkuknya harus benar-benar tidak ada sisa mi goreng dan mulut peserta. Kalau mangkuk sudah kosong tapi mulut masih penuh mi, belum bisa dinilai tercepat,” tandasnya.

Lomba makan mi goreng dalam rangka Tahun Baru Imlek ini rutin diselenggarakan Wok Restaurant. “Ini sudah yang ketiga kalinya kami selenggarakan,” ungkap Jennifer.

Jenis mi goreng dipilih untuk lomba, menurut Jennifer, karena menu tersebut nomor dua yang paling diminati di Wok Restaurant setelah nasi goreng. Karena itu pula peserta Lomba Makan Mi Goreng yang diselenggarakan Wok Restaurant selalu banyak pesertanya.

Untuk lomba kali ini, sejak dibuka pendaftaan pada Januari lalu, tercatat 150 peserta. Selain dari Surabaya, peserta juga ada yang datang dari Malang dan Sidoarjo.  

“Pesertanya memang segala usia mulai anak-anak hingga lansia. Rasa mi goreng dibuat standar sebanyak 200 gram,” paparnya.

Ditemui di tempat yang sama, Bayu Aji, Promotion Manager East Coast Center (ECC) menyatakan pusat perbelanjaan di kawasan Surabaya Timur itu selalu menggelar acara untuk menarik perhatian pengunjung. Biasanya yang bikin acara sekolah-sekolah di sekitar ECC.

”Minimal setiap weekend di atrium ada kegiatan seperti halnya Lomba Makan Mi Goreng ini,” ujarnya. dit

Pos terkait