Menu Khas Melayu Jadi Andalan Hotel Ibis Surabaya City Center di Bulan Ramadan, Jangan Lupa Nikmati Rasa Martabak Aceh yang Sarat Rempah Ini

292 views
Juru masak Hotel Ibis Surabaya City Center sedang memasak Martabak Aceh yang jadi hidangan spesial bagi tamu selama bulan Ramadan.

iniSURABAYA.com – Bulan Ramadan seakan menjadi momen bagi para penggemar kuliner untuk memperkaya wawasannya mengenai jenis masakan yang selama ini belum pernah dinikmati.

Pasalnya, restoran atau pun juru masak hotel biasanya menghadirkan ragam menu yang unik untuk menarik perhatian tamu. Salah satunya yang dilakukan chef di Hotel Ibis Surabaya City Center.

Selama bulan Ramadan 1440 H, tamu akan disuguhi santapan spesial yaitu Martabak Aceh. Berbeda dengan martabak biasanya, Martabak Aceh ini dominan rempah.

Rio Budi Cahyono, Executive Chef Hotel Ibis Surabaya City Center membeber tips membuat Martabak Aceh ini. Bahannya, berupa daging sapi 100 gram, satu butir telur, serta daun bawang semuanya dicincang.  

Sedang bumbunya terdiri dari bawang merah, bawang putih, daun jeruk, sereh dan cabe merah yang semuanya dihaluskan.  

“Cara membuatnya, tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai harum sekitar tujug menit. Lalu masukkan daging dan daun bawang, disusul garam dan merica sesuai selera kemudian tiriskan,” tutur Chef Rio Budi.

Proses berikutnya, lanjut Chef Rio, adalah memasukkan telur, lalu aduk rata. Kemudian tuangkan adonan ke kulit lumpia dan goreng dalam wajan dengan sedikit minyak selama sekitar 10 menit. Martabak pun siap disajikan dan disantap.

Jika martabak umumnya gurih, rasa Martabak Aceh ini campuran antara asem, pedas, dan gurih. “Cocoknya Martabak Aceh ini dimakan dengan kuah gule atau kuah laksa sebagai pelengkap. Martabak ini selalu ada selama bulan Ramadan,” ujar Chef Rio.

Sesuai tema yang diangkat pada bulan Ramadan 1440 H yaitu ‘Kampong Melayu’, maka tamu akan mendapatkan ragam menu khas ranah Melayu. Disamping Martabak Aceh, juga ada Nasi Lemak, Roti Canai dan Laksa Pinang.  

Meski begitu, juru masak hotel yang berlokasi di kawasan Jl Basuki Rahmat Surabaya ini juga menyajikan ragam menu Kalimantan yang dipadu dengan menu-menu khas Surabaya.  

“Hotel kami dikenal dengan ciri khas masakan tradisional Indonesia. Karena itu, kami juga menyajikan beragam menu dari daerah-daerah pada Ramadan ini. Secara khusus, kami mengangkat menu-menu bercita rasa Melayu,” imbuhnya.

Untuk menu khas Surabaya, Chef Rio lalu menunjuk rujak cingur, lontong balap, dan tahu campur. Selain itu masih ada bubur Madura. Menurut Chef Rio, ada enam rotasi kuliner yang disajikan selama bulan puasa agar tamu  tidak bosan. dit

#ibissurabayacitycenter #kampongmelayu #martabakaceh

Posting Terkait