Dekatkan Diri ke Pelanggan, TGC Coffee Sajikan 70 Varian Bean Coffee Arabika

TGC Coffee menggelar lomba meracik kopi bagi barista perempuan untuk menandari diresmikannya gerai baru di Jl Basuki Rahmat Surabaya.

iniSURABAYA.com – Sukses menghadirkan gerai kopi di kawasan Surabaya Barat, TGC Coffee kini ada di pusat Kota Surabaya. Kedai kopi ketiga, setelah yang satu lagi ada di Bali, ini diwujudkan dengan tema Jepang.

Gerai yang memiliki kapasitas 100 tempat duduk ini juga dilengkapi VIP room berkapasitas sekitar 20 kursi yang bisa dimanfaatkan untuk meeting, arisan, atau keperluan lainnya dengan ruang yang nyaman dan instagramable.

Bacaan Lainnya

“Kami menerima banyak permintaan pelanggan yang menginginkan agar kami hadir di pusat kota Surabaya,” kata Daniel Ko, owner TGC Coffee Roasery and Retalier.

Daniel menambahkan, permintaan itu datang dari para profesional, karyawan, atau bahkan mahasiswa yang sudah mengetahui rasa produk TGC Coffee namun tak mau harus ke Surabaya Barat. Karena itu, kami ingin mendekatkan diri ke pelanggan,” tutur Daniel.

TGC Coffee menghadirkan konsep cafe manual brew sehingga pengunjung bisa langsung melihat bahkan melakukan sendiri proses seduhnya. Pembeli juga dapat memilih seduh manual dengan berbagai metode atau seduh dengan mesin Black Eagle.

“Kami menghadirkan lebih dari 70 varian bean coffee yang 100 persen jenis Arabika,” tegas Daniel.

Untuk kopi asli Indonesia, mulai dari Toraja, Mandheling, Gayo, Bali, Java, Preanger, Lintong, hingga Luwak. Sedang kopi impor, diantaranya Honduras, Tanzania, Guatemala, Colombia, Brazil, Ethiopia, hingga Gesha Coffee.

Selain menyajikan beragam jenis kopi dan minuman , TGC Coffee juga menawarkan berbagai makanan, baik tradisional maupun western.
Namun dengan inovasi dan cita rasa yang tak ditemui di tempat lain. Seperti nasi bebek spesial, ada burger pecel, burger rendang, nasi goreng, beragam pilihan makanan ringan, dan sebagainya.

Selain lokasinya yang cozy, yang membuat TGC Coffee Shop menjadi jujugan penikmat kopi karena bahan dan seduhan kopinya yang spesial.

“Banyak yang datang ke sini awalnya tak suka kopi atau yang sebelumnya minum kopi bikin perut kembung dan sebagainya. Begitu saya minta mencoba minum kopi di sini, rata-rata keesokan harinya balik lagi dan ketagihan karena keluhan yang selama ini mereka rasakan tak terjadi,” ungkapnya. dit

Pos terkait