Tertarik Musik Tradisional, DJ Cantik Ini Ingin Kembali ke Indonesia untuk Mendalami Gamelan

DJ Paloma Colombe

iniSURABAYA.com – Mengaku suka musik sejak kecil, namun Paloma Colombe sama sekali tak menyadari bahwa akhirnya musik pula yang dia geluti dan membawanya ke banyak negara.

Karena, sebetulnya pendidikan formal perempuan asal Aljazair dan kini mukim di Prancis ini adalah sastra dan sinema. “Ada seorang teman yang tahu saya suka music lalu mengenalkan saya pada musik ini. Saya lalu tertarik belajar dan akhirnya seperti ini,” begitu ungkapnya kepada iniSurabaya.com, Sabtu (26/10/2019).

Bacaan Lainnya

Ditemui sesaat sebelum pentas dalam acara ‘Tourne Indonesie 2019’ yang disajikan Institut Francais Indonesia (IFI) Surabaya di Syrcle Space, Paloma menambahkan sekitar delapan tahun lalu dia memutuskan memainkan musik elektronik dan menjadi seorang disc jockey (DJ).

Mengenai genre yang dia sajikan, Paloma menyatakan, permainannya banyak dipengaruhi irama-irama dari Timur Tengah dan Afrika, khususnya negara tempat kelahirannya, Aljazair yang dipadukan dengan musik modern.

“Banyak menampilkan perkusi. Yang penting orang bisa nge-dance saat dengarkan musik yang saya mainkan,” papar DJ Paloma yang rutin mengisi klub-klub ternama di Prancis, serta di sejumlah negara Eropa.  

Karena kesukaannya pada musik tradisional itu pula dia tertarik untuk satu saat menghadirkan musik tradisional Indonesia dalam permainannya. “Saya ingin kembali (ke Indonesia) dan secara khusus belajar musik tradisional Indonesia, seperti gamelan,” katanya.

Saat tampil di Syrcle Space, DJ Paloma beraksi selama hampir dua jam. Atraksi malam itu diawali dengan permainan DJ Chrisya dan dipungkasi aksi DJ Sani yang sama-sama dari Surabaya.

Kota Surabaya merupakan persinggahan terakhir DJ Paloma Colombe sebelum kembali ke Prancis. Selama di Indonesia, Paloma yang mengaku sangat menikmati cuaca di Tanah Air ini sempat unjuk kemampuan di Jakarta, Medan, Bandung, dan Bali. dit

Pos terkait