Tenant Gelar Program Free Delivery dan Diskon untuk Pancing Minat Masyarakat Tetap Nge-Mall

Sejumlah tenant di Tunjungan Plaza berusaha tetap eksis agar tidak sampai ‘merumahkan’ karyawannya.

iniSURABAYA.com – Di tengah pandemic Covid-19 yang belum kunjung reda, sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Surabaya berusaha tetap bertahan.

Menurut Sutandi Purnomosidi, Direktur Marketing Pakuwon Grup, pilihan itu dilakukan agar tetap bisa menggaji karyawan. “Mall itu punya 5.000 sampai 6.000 pekerja. Jika mall tutup, kasih makan apa mereka. Jika (mereka) dirumahkan apa ada jaminan tetap digaji?” begitu tegasnya.

Bacaan Lainnya

Sutandi tak menepis, efek virus corona ini membuat kunjungan ke mall mengalami penurunan drastis. “Saya nggak bisa sebut berapa persen penurunannya. Sebab, sangat menyedihkan jika disebut,” cetusnya.  

Sutandi menambahkan, Matahari Departemen Store se-Indonesia sudah tutup. “Yang ada hanya di Surabaya. Di Pakuwon, Royal, dan Tunjungan Plaza Matahari masih bersinar, lainnya tutup!” tandasnya.

Sutandi mengaku pula bahwa merebaknya virus corona membuat orang makin takut keluar rumah. Akibatnya kunjungan ke mall pun mengalami penurunan dan berdampak pada penutupan sejumlah tenant.

“Tetapi 95 persen tenant masih buka. Contohnya Sogo tetap buka, meski pengunjung kurang. Komitmen ini harus diapresiasi agar tidak sampai merumahkan karyawan,” urainya.  

Agar tetap eksis, lanjut Sutandi, sejumlah pengusaha yang punya stan di pusat perbelanjaan Pakuwon Grup pun melakukan berbagai strategi. Diantaranya adalah menggencarkan layanan ‘free delivery’.

“Juga memberi sejumlah potongan (diskon) bagi mereka yang Work From Home. Ace Hardware pun ada layanan penjualan online,” ucapnya.  

Sutandi yang juga Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menekankan, apa pun yang terjadi tidak boleh kalah dengan keadaan. “Harus terus semangat. Tetap berjuang agar tetap eksis,” imbuhnya.

Meski terus mendorong agar tetap bersemangat menggeluti usaha sehingga roda ekonomi tetap berjalan, Sutandi mengingatkan untuk tetap taat pada ketentuan.

“Jangan bikin gerombolan di satu tempat. Tempat duduk perlu ditata berjauhan,” pesannya. dit

Pos terkait