Acara ‘Beraksi di Rumah Saja’ Diawali Bacaan Doa Khusus untuk Almarhum Didi Kempot

608 views
Tamami (Jakarta) Raih Nilai tertinggi karena membawakan tausiyahdengan tema ‘Tertawalah dengan Bahagia’ di ajang ‘Beraksi di Rumah Saja’ (Indosiar).

iniSURABAYA.com – ‘Beraksi Di Rumah Saja’, ajang kompetisi tausiyah bagi para ustadz dan ustadzah di Indosiar yaitu baru saja menampilkan empat peserta dari Top 20 Kloter 3 ‘Al Malik’ (Maha Merajai) Rabu (6/5/2020).

Kegiatan kali ini agak berbeda lantaran diawali dengan pembacaan doa untuk almarhum Didi Kempot yang meninggal di Solo, Selasa (5/5/2020) pagi. Penggemar musisi yang dikenal sebagai ‘The Godfather Of Broken Heart’ memang sangat beragam.

Tak heran bila peserta ‘Beraksi Di Rumah Saja’ juga sangat mengenal sosok musisi tersebut lewat karyanya yang fenomenal.

“Setiap yang berjiwa pasti akan menjumpai kematian dan kematian bagai sebuah pintu dan setiap kita akan memasuki pintu itu,” tutur Ustadz Subki Al Bughury sebelum memimpin Al Fatihah untuk Didi Kempot.

Pagi hari itu, Tamami (Jakarta) tampil membawakan tausiyah dengan tema ‘Tertawalah Dengan Bahagia’ dan meraih  nilai tertinggi. Tema yang melekat dengan kehidupan sehari-hari ini menurut ustadz Attabik dibawakan dengan menarik.

“Kita sebagai manusia harus bisa menghibur dan memberikan kesenangan kepada orang lain di sekitar kita,” cetusnya sambil berharap Tamami lolos ke babak selanjutnya.

Pujian juga diberikan ustadz Attabik untuk Wardi dari NTT. Tema ‘Hakikat Rasa Malu’ yang dibawakannya, menurut  ustadz Attabik, mengingatkan pada siapa pun yang mendengarkan tausiyahnya untuk terjaga dari kesalahan.

Tema kekinian yang dibawakan dengan intonasi dan artikulasi yang fasih, lanjut Ustadz Attabik, mudah dan enak untuk didengar menjadi salah satu keunggulan Wardi di kompetisi ini.

Sementara Fadhli (Aceh) mengajak pemirsa untuk terus waspada karena ada ‘3 Hal Yang Membinasakan’, seperti pelit yang ditaati hingga sifat hawa nafsu yang diikuti.

Ustadz Subki Al Bughury menilai penampilan Fadhli sudah paket lengkap karena sangat menghibur. “Tema yang dibawakan juga sangat cocok dengan kondisi di bulan Ramadan yang berkaitan dengan pengendalian hawa nafsu,” imbuhnya.

Berbeda dengan ketiga rekannya, Maruli (Pekanbaru) yang menyampaikan ‘Kriteria Istri Shalihah’ harus rela tereliminasi di Top 20 karena mendapatkan nilai terendah.

Meski menurut ustadz Solmed materi yang disampaikan sangat penting namun background bergerak yang digunakan Maruli saat bertausiyah lama kelamaan membuat yang melihatnya merasa pusing dan tidak bisa fokus.

Beraksi ‘Di Rumah Saja’ akan berlanjut ke Top 20 Kloter 4 ‘Al Quddus’ (Maha Kudus) pada Kamis (7/5/2020). ‘Beraksi Di Rumah Saja 2020’ tayang Live setiap hari pada pukul 02.00 WIB. wid

#beraksidirumahsaja #didikempot #indosiar

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)