Seru! Lomba Balap Mobil di ‘Sirkuit Lenmarc’ Bolak Balik Terjungkal Tetapi Gak Ada yang Terluka

777 views
Peserta Surabaya One28 Final sebelum berlaga di sirkuit di Atrium Lenmarc Mall Surabaya, Minggu (13/12/2020).

iniSURABAYA.com – Suasana di Atrium Lenmarc Mall Surabaya, Minggu (13/12/2020) mendadak berubah menjadi sirkuit balap mobil.

Di setiap sesi, setidaknya ada empat sampai lima unit mobil adu cepat melintasi lap demi lap. Tak jarang ada yang bersenggolan hingga membuat salah satu mobil terjungkal.

Atau ada pula mobil yang selip dan keluar dari sirkuit karena kecepatan yang terlalu tinggi sehingga ‘pengemudi’ kehilangan kendali. Tetapi penonton di sisi sirkuit terus memberi semangat setelah mobil-mobil yang selip keluar sirkuit maupun yang terbalik itu kembali ke landasan pacu.

Sama sekali tak ada yang celaka meski sejumlah unit mobil yang ikutan kompetisi itu ada yang terbalik maupun selip sehingga keluar sirkuit. Pasalnya yang sedang berpacu adalah unit-unit mobil yang dikendalikan oleh radio control (RC).

Saryono Tanoyo, Ketua Penyelenggara sedang memeriksa mobil yang siap-siap di garis start.

Menurut Saryono Tanoyo, Surabaya One28Final – Lomba RC Drift pada hari itu merupakan penutupan seri 2020. “Kami akan tentukan siapa yang terbaik di sepanjang 2020,” tegas Ketua Penyelenggara Kompetisi Mobil RC ini kepada iniSurabaya.com.

Saryono yang juga owner Surabaya RC menyatakan kompetisi hari itu adalah puncak dari lima seri yang sudah digelar sejak Januari 2020. Di setiap kompetisi biasanya diikuti sekitar 30an peserta dari Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Malang, dan Pasuruan.

“Tetapi, karena sedang pandemi maka peserta kami batasi,” tegasnya. Untuk kompetisi hari itu ada 11 peserta. Selain dari Surabaya, lainnya ada yang dari Malang dan Kalimantan.

Kategori yang dilombakan adalah Top 3500 KV dan kelas Modified (Bebas). Dan untuk memenangan kompetisi ini, peserta tidak hanya mengandalkan kecepatan mobil, tetapi yang tak kalah penting adalah penguasaan medan dan juga mengenali karakter mobilnya.  

“Speed kencang belum tentu menang, karena semua dikendalikan manusianya. Faktor emosi turut mempengaruhi konsentrasi,” ujar Adin, peserta asal Pangkalan Bun, Kalimantan.

Untuk menguasai medan, lanjut Adin, peserta harus datang ke lokasi beberapa hari sebelum kompetisi dimulai. “Biasanya tiga hari sebelum acara, peserta melakukan pengenalan track,” paparnya. dit

#lenmarcmall #radiocontrol #remotecontrol #surabayaone28final

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)