Berharap Tetap Bisa Eksis di Tengah Pandemi, MandaQa Enterprise Sarankan Kolaborasi

348 views
MandaQa Enterprise menggelar talkshow bertema ‘Fashion People On Pandemi’ yang digelar di Royal Plaza Surabaya.

iniSURABAYA.com – Pandemi Covid-19 tidak diketahui kapan akan berakhir. Fakta inilah yang membuat MandaQa Enterprise tidak ingin tinggal diam.

“Kalau kita diam, usaha tidak akan berjalan,” tegas Michael Harun, owner MandaQa Enterprise di acara Talkshow bertema ‘Fashion People On Pandemi’ yang digelar di Royal Plaza Surabaya, Jumat (12/2/2021).

Michael Harun menambahkan, pihaknya kemudian menggandeng banyak elemen masyarakat, termasuk aspek-aspek yang mendukung seperti desainer sebagai konseptor dan ada juga fotographer, make up artis dan juga ada market development untuk pengembangan usaha.

Ditambahkan pula, MandaQa Enterprise hadir di tengah pandemi saat ini sebagai event organizer khususnya di bidang fashion berkat kolaborasi dengan Genta Talent Management.

Hadir dalam acara tersebut QMR (Indonesian Fashion Designer), Mochtret (pofesional fotographer), Gerald HD Pangestu (owner Genta Talent School), Fanny BlackRose (make up artist), Rosa Alulidya Firdaus (Make Over Cosmetics & Market Development).

Michael Harun menyatakan, agenda siang hari itu juga salah satu cara untuk membangkitkan kembali perekonomian khususnya di bidang usaha fashion. Meski terpukul hebat saat pandemi Covid-19, tak lalu membuat pelaku usaha fashion berdiam dan pasrah.

“Inilah salah satu cara yang dilakukan MandaQa Enterprise memberikan talkshow dan memberikan edukasi khususnya pelaku industri untuk tetap bertahan dan bangkit kembali,” katanya.

Sementara Mochtret menegaskan, kerja di dunia industri kreatif khususnya di fotografi di dalam jiwa harus memiliki fashion. Karena suatu proses pemotretan harus ada karya fashion fotografer yang melekat di dalam jiwanya

Mochtret berpesan pula agar fotografer eksis di media sosial. Sebab media sosial bisa dijadikan kertas portofolio untuk berjualan usaha dan menarik untuk dilihat.

“Saya sudah menjadi pemain belakang layar berkat dari pengalaman. Di masa pandemi ini kita memang harus sabar menghadapinya,” kata Mochtret.

Dalam kesempatan itu, Fanny BlackRose memapar awal karier hingga ke dunia internasional. Fanny mengaku, dirinya mulai awal karier sebelum menjadi profesi make up artist berlomba di media sosial sampai menjadi juara.

Menurutnya pandemi ini tidak menjadi masalah karena sebelum pandemi dirinya sudah merintis karier sejak dulu ketika sebelum menjadi make up artist.

Beberapa label kosmetik lokal seperti make over mampu menarik pembeli. Sebagai brand make over dan menjadi market development, Rosa Alulidya Firdaus menandaskan, perempuan harus berani mengekspresikan keunikan yang ditekuninya.

Rosa mencoba waktu pertama kali sebelum ada pandemi dan sudah melalui tahap tahap menjadi founder brand make over. mg1/mg4

#covid-19 #mandaqaenterprise #royalplaza #talkshow

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)