Peringati Hari Pendidikan: Mr D Ungkap ‘Rasa yang Terpendam’ di Pameran Sketsa Virtual

1831 views

iniSURABAYA.com – Meski masih belum banyak melakukan aktivitas di luar rumah sejak pandemi Covid-19 merebak, Mr D tak pernah berhenti berkarya dan berkreasi.

Khusus untuk memperingati Hari Pendidikan kali ini, pemilik nama Doddy Hernanto ini kembali unjuk karya. Masih dalam kemasan daring, seniman serba bisa ini menggelar Virtual Art Exhibition berjudul ‘Mati Hidup’ tepat pada Minggu (2/5/2021).

Menurut seniman asal Surabaya ini, galeri sketsa yang menghadirkan ratusan karya secara virtual di laman sketsabergerak ini mengangkat tema besar ‘Google’.

“Pendidikan sekarang kan anak-anak (pelajar) banyak bergantung ke Google. Itu lah kehidupan dan pendidikan masa kini. Di situ saya gambarkan ada semua ilustrasi aktivitas di Google,” ungkapnya.

Tidak ada pilihan lain pendidikan Indonesia memasuki era baru yang mengandalkan teknologi internet. Kini para guru dan siswa semakin mengenal akrab dengan Google  dan menggunakan teknologi aplikasi untuk belajar jarak jauh.

Sebut saja, Whatsapp Group, Zoom Cloud Meeting, Google Classroom, Google Form, dan e-mail. “Para guru dan siswa memanfaatkan berbagai layanan itu sesuai kondisi masing-masing,” urainya.   

Suka atau tidak masalah rasa dalam pengajaran yang tidak bisa digantikan pasti mengandalkan mesin pencari yaitu Google. Sementara di sisi lain, kesiapan infrastruktur sekolah, kemampuan guru mengajar dalam jaringan (daring), serta ketersediaan ponsel pintar yang memadai untuk menjalankan aplikasi belajar daring, juga menjadi persoalan lain dalam penerapan pengajaran.

Karena itu, Mr D meyakini belajar secara daring tidak selamanya terus berlangsung. “Pembelajaran daring tersebut tidak bisa menghadirkan rasa. Dan ‘rasa’ ini tidak bisa digantikan,” tegasnya.

Mr D mengingkatkan, ‘rasa’ itu baru muncul dan mencapai puncaknya jika kegiatan sekolah kembali dilakukan secara tatap muka. “Murid bisa bertemu teman-temannya, ada interaksi guru dan murid, mengenal lingkungan belajar, dan macam-macam,” imbuhnya.

Hal yang sama terjadi pada dunia seni. Mr D rupanya terus memendam kerinduannya untuk bisa menggelar karya secara nyata di depan penikmat seni.

“Seperti halnya musik dan lukisan, semua rasa itu baru muncul saat ada interaksi langsung,” tandasnya.

Dalam pameran spesial Hari Pendidikan kali ini, Mr D juga menghadirkan Jim Supangkat di antara karyanya.   

Alasannya, seniman dan kurator senior asal Indonesia ini lahir 2 Mei 1948. “Jim Supangkat ini suhunya seni rupa yang berkebangsaan Indonesia. Pengalaman dan karyanya sudah mendunia,” pungkasnya. ana

#doddyhernanto #haripendidikan #mrd #pameransketsa #virtual

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)