Pernah Alami Pelecehan di Masa Belia, Indah Permatasari Ingin Semangati Perempuan Perjuangkan Hak

Indah Permatasari

iniSURABAYA.com – Indah Permatasari pernah alami pelecehan? Pengalaman buruk di masa kecil ini pula yang jadi alasan kuat dia menerima tawaran untuk mendukung ‘Dear Nathan: Thank You Salma’.

Di film garapan sutradara Kuntz Agus ini Indah menjadi teman sekelas Nathan (Jefri Nichol) yang mengalami pelecehan seksual.

Bacaan Lainnya

“Aku pernah alami pelecehan ketika kecil, jadi aku connect banget sama karakter ini. Jadi pas ditawari aku langsung jawab pengin banget,” ujar Indah Permatasari, Kamis (6/1/2021).

Hadir dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Indah menyatakan bahwa dirinya menghidupkan karakter yang cukup kompleks dalam film tersebut.

Pengalaman di usia belia itu pula yang membuat istri komika Arie Kriting ini sangat memahami perasaan korban yang bingung harus berbuat apa. Karena itu, lewat karakternya di film ini Indah berharap dapat menyemangati perempuan dalam memperjungkan hak mereka.

Indah merasa seperti menjadi perwakilan dari perempuan-perempuan Indonesia yang tak sanggup untuk bersuara. “Aku paham perasaan itu, dilecehkan, enggak bisa speak up, di lingkungan juga ditutupi, aku mencoba mentransfer itu dengan baik,” tuturnya.

Indah bahkan menyebut karakternya dalam film terakhir dari trilogi ‘Dear Nathan’ ini memang merupakan impiannya. Perempuan kelahiran Makasar, 16 Mei 1997 ini menyadari kasus pelecehan seksual terhadap perempuan justru kian marak akhir-akhir ini.

“Sebenarnya ini karakter yang aku impikan, terus juga isu ini sangat dekat dengan aku, banyak teman perempuan yang curhat dilecehkan juga,” bebernya.

Film yang diadaptsi dari novel karya Erisca Febriani itu masih diperankan oleh Jefri Nichol dan Amanda Rawles yang membawakan peran Nathan dan Salma. Di film ketiga ini, hubungan Nathan dan Salma merenggang karena adanya perbedaan di antara mereka.
Salma yang merupakan mahasiswi sastra menyukai ketenangan dan tidak suka menciptakan huru-hara. Sementara Nathan menjadi seseorang yang suka melakukan aksi mahasiswa dan berdemo sebagai aktivis.

Keadaan ini kemudian diperkeruh datangnya orang baru dalam kehidupan mereka masing-masing. Film yang akan dirilis di bioskop Indonesia pada 13 Januari 2022 ini juga dimeriahkan oleh Ardhito Pramono dan Susan Sameh. wid

Pos terkait