Resmi Terima Pasien, RSHP Weka Fokus ke Penanganan Hewan Eksotis

562 views
Jajaran pimpinan yayasan dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya saat melakukan peninjauan ke ruangan di RS Hewan Pendidikan Weka.

iniSURABAYA.com – Setelah melalui proses panjang persiapan hampir dua tahun, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya akhirnya memiliki RS Hewan Pendidikan.

RSHP yang beroperasi di kawasan Surabaya Barat ini menjadi rumah sakit hewan kedua di Surabaya, setelah RSHP Universitas Airlangga (Unair).

“Dan ini RSHP kesembilan dari 11 fakultas yang ada di Indonesia,” kata Dr drh Era Hari Mudji MVet, Direktur Utama RSHP Weka kepada iniSurabaya.com, Jumat (28/1/2022).

Era menekankan, RSHP Weka sudah sesuai standar nasional yaitu didukung fasilitas seperti ruang poli periksa, ruang obat, ruang IGD, ruang operasi (bedah), ruang USG, ruang dokter, hingga ruang opname.

Untuk ruang opname pun ada dua, untuk hewan infeksius dan non infeksius. “Untuk yang infeksius ada di luar, sedangkan non infeksius ada di dalam. Karena tidak boleh digabung,” tandasnya.

Kegiatan operasi yang dilakukan para dokter RSHP Wijaya Kusuma pada seekor kucing.

Era menambahkan, dalam proses pendataan pasien pihaknya juga menggunakan sistem digitalisasi. “Pasien bisa daftar melalui online, tinggal sebut nama, apa gejalanya, nantinya hasil pemeriksaan, resep obat, dan invoice sudah otomatis terkirim ke handphone pasien (pemilik hewan),” paparnya.

RSHP Weka, kata Dr Era, fokus pada penanganan hewan eksotis. Bahkan, pihaknya juga akan banyak diskusi tentang pengembangan hewan eksotis. Seperti cara penangkaran, cara menjinakkan, pengembangan, hingga makannannya.

“Jadi sudah ada dosen praktisi yang mengembangkan hewan eksotis. Contohnya ketika ada kasus batu ginjal pada kura-kura itu juga berhasil. Lalu ada beberapa dosen jadi konsultan perusahaan-perusahaan untuk mengembangkan burung walet. Fokus kita ke sana,” urainya.

Dr Era berharap masyarakat, terutama di wilayah Surabaya Barat bisa merasakan pelayanan yang baik dari RSHP Weka. Karena diyakini pelayanan yang baik akan mendatangkan masyarakat untuk membawa hewan kesayangannya ke rumah sakit tersebut.

“Dengan banyaknya hewan yang datang tentu banyak kasus. Banyak kasus tertangani di sini bisa untuk pembelajaran mahasiswa, dan pembelajaran itu bisa meningkatkan kualitas mahasiswa yang nantinya menjadi dokter hewan berkualitas,” katanya.

Peresmian RSHP Wijaya Kusuma itu ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng di Candi Panataran Kampus UWKS. Pemotongan dilakukan Prof Dr H Widodo Ario Kentjono, Rektor Wijaya Kusuma Surabaya, bersama Prof Dr Rochiman Sasmita drh MS MM, Dekan FKH UWKS, Dr Umar Said MSi, Bendahara Yayasan Wijaya Kusuma, dan Dr drh Era Hari Mudji MVet. ap

#rumahsakithewanpendidikan #universitaswijayakusumasurabaya

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)