Kerjasama dengan National Hospital Diperpanjang, Morula IVF Target Kenaikan Pelayanan ke 15.000 Pasangan per-Tahun

iniSURABAYA.com – Kondisi pandemi ternyata tak menyurutkan pasangan suami istri untuk mewujudkan keinginan memiliki momongan melalui program bayi tabung.  

Terbukti setiap tahun klinik Morula In Vitro Fertilization (IVF) Surabaya masih melayani 3.000 pasangan yang datang untuk berkonsultasi dan terkonversi menjadi 750 cycles program IVF (bayi tabung) pada tahun 2021 lalu.

Bacaan Lainnya

Data ini menggambarkan bahwa klinik Morula IVF di Surabaya memegang pangsa pasar sebesar 41,4 persen untuk wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Fakta ini diungkapkan Dr dr Ivan Rizal Sini, Presiden Direktur PT Morula Indonesia di tengah acara penandatangan kerjasama lanjutan antara PT Morula Indonesia dengan National Hospital, Senin (18/4/2022).

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani Ir Rinaldi Buchari MBA, Presiden Direktur PT Morula IVF Surabaya, dan Ang Hoey Tiong, CEO National Hospital.

“Kerjasama ini untuk memperkuat strategic collaboration antara Morula IVF Surabaya, dengan Rumah Sakit National Hospital,” tegas dr Ivan.

Lebih lanjut dr Ivan menyatakan, proyeksi ke depan dari sinergi antara PT Morula Indonesia dengan National Hospital adalah untuk melayani 15.000 pasangan per tahun dalam lima tahun mendatang.

“Targetnya adalah dapat menghasilkan 3.000 cycles IVF per-tahunnya,” tandas dr Ivan optimistis.

Dokter Ivan tak menepis bahwa penandatanganan kerja sama ini bentuk optimistisme menuju perkembangan bisnis dan pertumbuhan yang semakin besar di Tahun 2022.

Juga sekaligus memberikan sinyal percaya diri untuk terus tumbuh 25 persen per-tahun, selain memperkuat internal core business, ekspansi klinik dan layanan prima kepada pasien.

“Kerjasama bisnis yang sangat strategis, karena klinik fertilitas tidak bisa berdiri sendiri. Karena itu, kerjasama dengan National Hospital menjadi kunci untuk bisa saling melengkapi dan memperkuat satu sama lain,” tuturnya.

Potensi kerjasama bisnis kedua perusahaan ini sangat besar, sebab ada 185.000 pasangan yang mengalami permasalahan infertilitas di Surabaya. Dan 20 persen di antaranya adalah market premium.

“Artinya mereka punya kemampuan untuk melakukan program bayi tabung,” imbuhnya.

Semakin Lengkap
Di kesempatan itu Rinaldi Buchari menyatakan bahwa layanan IVF di Morula IVF Surabaya semakin lengkap dengan adanya pemeriksaan Pre-implantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A), Laser Assisted Hatching, ICSI, Intra-cytoplasmic Morphologically selected Sperm Injection (IMSI), Time Lapse Incubator, Embryo Freezing, Egg Freezing hingga Endometrial Receptivity Analysis (ERA).

Morula IVF Surabaya hadir dengan tim dokter, perawat dan embryologist yang berkualitas, sangat terlatih dalam bidang bayi tabung, didukung National Hospital sebagai rumah sakit yang memberikan layanan prima dengan teknologi terkini.

Kedua perusahaan pun mempunyai target market serupa, dengan terus mengembangkan inovasi produk dan layanan yang kepada pasien dan customernya, sehingga dapat saling bersinergi dengan efektif.

Kolaborasi ini sebelumnya telah berjalan selama lima tahun terakhir dan sangat efektif dalam mengembangkan kerja sama layanan prima kepada pasien bayi tabung khususnya.

Informasi lain yang diperoleh iniSurabaya, rata-rata pertumbuhan pasien bayi tabung di Morula IVF Surabaya mencapai 36 persen per-tahun selama 5 tahun terakhir.

“Ini menggambarkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan IVF di Morula IVF Surabaya maupun juga besarnya market IVF di Surabaya dan Jawa Timur saat ini,” cetus Rinaldi Buchari. ana

Pos terkait