Puluhan Calon Penumpang Batal Berangkat Naik Kereta Api Selama Libur Lebaran, Ternyata Ini Penyebabnya

166 views
Banyak penumpang kereta api gagal berangkat karena tidak memenuhi persyaratan protokol kesehatan.

iniSURABAYA.com – PT KAI Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya menerapkan aturan ketat bagi para penumpang yang hendak melakukan perjalanan mudik maupun balik ke tempat kerja masing-masing.

Akibatnya, 36 calon penumpang batal berangkat selama periode 22 April hingga 9 Mei 2022. “Karena mereka tidak memenuhi persyaratan kesehatan maupun keberangkatan, sesuai Surat Edaran (SE) Kemenhub No 39 dan 49 Tahun 2022,” tegas Arif Luqman Manager Humas KAI Daop 8, pada Senin (9/5/2022).

Luqman menyatakan, calon penumpang yang tidak diizinkan berangkat kebanyakan karena tidak dapat menunjukkan surat vaksin. “Kami tidak ijinkan melanjutkan perjalanan karena vaksin masih dosis 1, dan tidak bisa menunjukkan hasil tes PCR ketika boarding di stasiun keberangkatan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Luqman, ada yang suhu tubuhnya melebihi 37,3 derajat Celcius. Pihak KAI kemudian mengarahkan calon penumpang untuk beristirahat di ruang isolasi stasiun dan dibantu untuk mengakses fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Bagi penumpang yang gagal berangkat karena alasan kesehatan, lanjut Arif, juga bisa mengajukan pengembalian tiket secara daring dan nominal yang dibayarkan bisa kembali 100 persen.

Para calon penumpang yang gagal berangkat ini berasal dari 11 stasiun keberangkatan di Wilayah Daop 8, yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Sidoarjo, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Mojokerto, Kepanjen, Wlingi, dan Wonokromo.

Bagi calon penumpang yang belum memiliki sertifikat vaksin booster jelang keberangkatan, diijinkan untuk menjalani tes antigen yang telah tersedia di 11 stasiun DAOP 8.

“Ada sebanyak 18.612 pelanggan memanfaatkan layanan antigen di 11 Stasiun tersebut pada masa 22 April sampai 9 Mei 2022,” urainya.

Data di PT KAI Daop 8 Surabaya memaparkan, untuk periode tanggal 22 April sampai 9 Mei 2022, tercatat sebanyak 256.528 penumpang KA Jarak jauh telah berangkat dari wilayah Daop 8 Surabaya.

Sedangkan pelanggan yang turun di wilayah Daop 8 pada periode tersebut sebanyak 265.081. “Pada masa angkutan Lebaran tahun ini, puncak tertinggi pada arus mudik, Jumat (29/4/2022) atau H-2, sebanyak 21.764 orang penumpang,” kata Luqman.

Sedang di arus balik, volume pelanggan tertinggi pada tanggal 8 Mei (H+5) sebanyak 23.661 orang. “Masa libur yang panjang membuat masyarakat bisa leluasa memilih waktu untuk balik,” tuturnya.  

Karena itu, pada arus balik ini tidak ada perbedaan banyak antara penumpang yang berangkat di periode H+1 sampai H+5. “Ini berbeda dengan masa mudik. Kenaikan cukup tinggi terjadi pada 29-30 April dibanding hari sebelumnya,” pungkasnya. ana/*

#arusbalik #arusmudik #ptkaidaop8surabaya

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)