Film dan Lagu Kini Bisa Jadi Jaminan Utang di Bank, Tetapi Lengkapi Dulu 4 Syarat Berikut

ILUSTRASI : Not balok

iniSURABAYA.com – Produk kekayaan intelektual seperti film dan musik (lagu) kini bisa jadi agunan utang ke lembaga keuangan bank maupun non bank.

Kebijakan yang diharapkan bisa dimanfaatkan kalangan seniman ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif.

Dalam Pasal 4 beleid tersebut secara tegas dinyatakan bahwa pemerintah memfasilitasi skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual melalui lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan non bank bagi pelaku ekonomi kreatif.

Dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif di Indonesia, yakni pengembang permainan, arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, dan fesyen.

Juga produk kuliner, film animasi dan video, fotografi, desain komunikasi visual, televisi dan radio, kriya periklanan, seni pertunjukan, penerbitan, dan aplikasi. Dengan begitu, karya-karya tersebut bisa dijadikan sebagai jaminan utang.

PP yang ditandatangani Presiden Jokowi pada 12 Juli dan mulai berlaku satu tahun terhitung sejak tanggal diundangkan itu juga menyatakan fasilitasi skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual ini dilakukan melalui pemanfaatan kekayaan intelektual yang bernilai ekonomi dan penilaian kekayaan intelektual.

Pos terkait