Tak Ingin Berhenti Berkarya, 12 Wartawan Usia Emas Gabung Bikin Buku ‘Kucinta Negeri Kutulis Puisi’

iniSURABAYA.com – Berawal dari silaturahim di grup WhatsApp, belasan wartawan ‘sepuh’, bahkan diantaranya pilih fokus ke keluarga momong cucu, menggagas bikin buku kumpulan puisi.

Kumpulan puisi dengan topik ‘kemerdekaan’ tersebut diharapkan bisa bikin peringatan Hari Kemerdekaan ke-77 RI ini bisa lebih berwarna dan kian semarak.

Bacaan Lainnya

Ternyata tidak mudah. Buku bertajuk ‘Kucinta Negeri Kutulis Puisi’ ini semula ditargetkan rilis tepat di tanggal 17 Agustus 2022.

‘Kesibukan’ masing-masing anggota grup Warumas (Wartawan Usia Emas), membuat karya dalam bentuk puisi itu baru terkumpul di awal Agustus 2022. “Rencananya kami akan launching buku ‘Kucinta Negeri Kutulis Puisi’ ini pada 20 September 2022 di Perpustakaan Jatim,” ungkap Kris Maryono, koordinator Warumas.  

Dalam kata pengantarnya di buku antologi puisi setebal 127 halaman tersebut, Toto Sonata menandaskan,”Pada hakekatnya, seorang jurnalis atau wartawan tak mengenal kata pensiun.”

Sebab, kata Toto Sonata, wartawan itu pribadi yang tak bisa diam. Hanya duduk manis saja menjalani masa pensiunannya. Ia terus bergerak. “Bahkan, sepenuh daya kreativitasnya untuk tetap menulis,” ujar mantan Redaktur Pelaksana Mingguan Mahasiswa yang kemudian berganti nama jadi Mingguan Memorandum ini.

Pos terkait