Gara-Gara Suka Main Dakon, Karina Dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia Budaya 2022

Karina Aliya Afandi.

iniSURABAYA.com – Karina Aliya Afandi bisa jadi berbeda dengan anak seusianya. Di saat teman-temannya asyik bermain gawai, bungsu dari dua bersaudara ini malah merasa nyaman bermain dakon atau bola bekel.

Apalagi, permainan tradisional yang makin langka dimainkan generasi milenial ini justru ada di sekolahnya, Elyon Christian School. “Permainan tradisional ini punya interaksi sosial yang bagus, karena mainnya kan harus ramai-ramai. Makin banyak yang ikutan tentu makin seru,” paparnya kepada iniSurabaya.com.

Bacaan Lainnya

Menurut gadis asal Surabaya yang masih berusia 12 tahun ini, semua jenis permainan tradisional tak hanya dapat dimainkan bareng teman-teman sekolah. “Kalau di rumah juga suka main dengan mami,” ujarnya dengan ekspresi sumringah.

Diakui Karina, permainan dakon melatih seseorang untuk sabar dan fokus. “Permainan ini juga melatih kecermatan dan menentukan strategi agar bias menang,” urainya.    

Kegemarannya bermain permainan tradisional itu pula yang mengantar putri pasangan Leo Christian Afandi dan Sherly Setiono ini jadi Juara Puteri Anak Indonesia Budaya 2022.

Karina yang sebelumnya lolos di ajang Puteri Anak tingkat regional Jawa Timur ini berhasil menyisihkan 39 peserta lainnya dari 16 provinsi di Indonesia.

Pos terkait