Total Produksi Bioetanol 110.000 KL pada tahun 2020, Jatim Produsen Etanol Terbesar di Indonesia

Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur

iniSURABAYA.com – Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur optimistis industri bioetanol tebu oleh PT Energi Agro Nusantara (Enero) Mojokerto yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo, menjadi upaya strategis pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN) di Jatim. 

Bahkan Khofifah menyebutkan, pengembangan BBN tersebut semakin menguatkan langkah Pemprov Jatim dalam mengembangkan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) demi mewujudkan ketahanan energi nasional. 

Bacaan Lainnya

Pengembangan bioetanol tebu ini salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil dengan mengembangkan sumber-sumber energi alternatif lainnya.

“Untuk itu, Pemprov Jatim terus berupaya meningkatkan pemanfaatan EBT guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi bagi masyarakat,” ungkap Khofifah.

Khofifah meyakini, langkah tersebut selaras dengan komitmen Pemprov Jatim untuk mengakselerasi dan mendukung sepenuhnya program transisi energi. Yakni dengan meningkatkan pemanfaatan EBT yang bertumpu pada kekayaan potensi sumber daya EBT di Jatim.

Mantan Menteri Sosial itu menjelaskan, Jatim saat ini merupakan produsen etanol terbesar di Indonesia. Jatim memiliki beberapa perusahaan penghasil bioetanol dengan total produksi sebesar 110.000 KL pada tahun 2020.

Pos terkait