Tantangan Bonus Demografi dan AI Makin Mendorong Peran Pendidikan Tinggi di Tanah Air, Monash University Indonesia Lakukan Strategi Ini

(kiri-kanan): Yessy Perangin Angin (Associate Professor, Business Innovation – Indonesia), Ika Idris (Associate Professor, Public Policy and Management dan co-director of Data & Democracy Research Hub – Indonesia), dan Tantia Dian Permata Indah (COO & Vice-President Monash University Indonesia).

iniSURABAYA.com | JAKARTA – Indonesia menghadapi tantangan bonus demografi yang diperkirakan berlanjut hingga 2030. Kondisi ini memicu kekhawatiran generasi muda akan masa depan profesional mereka, terlebih karena kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi mengubah 70 persen pekerjaan saat ini.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru menunjukkan hampir 10 juta Gen Z di Indonesia masih menganggur. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pun mengindikasikan pemilihan jurusan yang kurang tepat di bangku perguruan tinggi menjadi salah satu faktor pemicu fenomena ini.

Bacaan Lainnya

Sebagai respons atas tantangan tersebut, Monash University Indonesia menawarkan sejumlah program Magister yang dirancang sesuai kebutuhan industri untuk menjawab tantangan profesi masa depan.

Program-program tersebut mencakup Business Innovation, Cybersecurity, Data Science, Urban Design, Public Health, Public Policy & Management, serta yang terbaru adalah program Marketing & Digital Communications dan Master of Sustainability.

Seluruh program ini diminati secara global dan sesuai kebutuhan pasar kerja masa depan, menjadikannya pintu menuju kesuksesan di dunia profesional dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Pos terkait