Grup AirAsia Cetak Rekor Penjualan Pasca Hibernasi, 41.000 Tiket dalam Sehari

446 views
ILUSTRASI : Armada AirAsia banyak, sementara kapasitas parkir bandara terbatas.

iniSURABAYA.com | SEPANG – AirAsia mencatatkan penjualan harian pasca hibernasi tertinggi pada 23 Juni 2020. Rekor yang terbaru yang dicapai sebanyak 41.000 kursi terjual dalam satu hari di seluruh Grup AirAsia

“Ini menandakan pertumbuhan permintaan yang positif untuk perjalanan udara,” tegas Tan Sri Tony Fernandes, CEO AirAsia Group.

Tan Sri Tony Fernandes menyatakan bahwa situs AirAsia menunjukkan peningkatan aktivitas sebesar 170 persen. Beberapa rute paling populer yang dipesan di antaranya Jakarta ke Denpasar dan Medan untuk Indonesia.

Juga rute Kota Kinabalu dan Kuching ke Kuala Lumpur untuk Malaysia. Bangkok ke Chiang Mai dan Hat Yai untuk Thailand. Manila ke Puerto Princesa dan Davao untuk Filipina, serta Delhi ke Srinagar dan Bengaluru ke Hyderabad untuk India.

Rata-rata tingkat keterisian penumpang secara grup sekitar 50 persen dengan kontribusi dari AirAsia Malaysia yang mencapai 70 persen, sekaligus menjadi tingkat keterisian tertinggi pasca pengoperasian kembali penerbangan berjadwal.

“Kami merasa tergerak dengan tren positif ini dan kami memprediksikan tren ini akan berlanjut dalam beberapa pekan mendatang,” ujar Tan Sri Tony Fernandes.

Dia menambahkan pula,”Produk inovatif terbaru kami di Malaysia, AirAsia Unlimited Pass, sebuah produk yang dirancang khusus untuk mendukung upaya Pemerintah Malaysia dalam mendorong perjalanan domestik, terjual habis dengan cepat.”

Pria yang akrab disapa Tony ini menandaskan, AirAsia segera meluncurkan produk ini di seluruh jaringan maskapai penerbangan tersebut. “Kami juga memainkan peran kami dalam membangkitkan kembali industri pariwisata domestik dengan bermitra secara langsung dengan hotel-hotel lokal guna menawarkan kemudahan dengan jaminan harga terbaik dan lebih hemat, yaitu SNAP, platform pemesanan kombo penerbangan dan hotel kami,” katanya.

Di AirAsia, lanjut Tony, selain berkomitmen untuk memungkinkan setiap orang dapat terbang dengan tarif hemat, pihaknya selalu menjunjung tinggi nilai, pilihan, dan inovasi dan inovasi.

“Ini hanyalah awal dari upaya pemulihan kami. Kami berharap untuk memperkenalkan lebih banyak produk, promosi, dan kolaborasi yang menarik dalam waktu dekat,” cetusnya.

Diakui pula bahwa saat ini AirAsia berupaya meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi sekitar 50 persen dari total operasional sebelum pandemi Covid-19. “Kami berharap untuk mengoperasikan kembali semua rute domestik dalam beberapa minggu dan bulan mendatang untuk memenuhi peningkatan permintaan,” imbuhnya.

Kini AirAsia telah mengoperasikan 152 penerbangan setiap hari di seluruh jaringan. “Kami berharap pembukaan kembali perbatasan internasional segera terwujud mengingat transportasi udara dapat menyediakan konektivitas yang vital untuk memulai kembali kegiatan ekonomi dan upaya pemulihan global,” ungkapnya.

Tony meyakinkan bahwa pesawat merupakan salah satu moda transportasi teraman. Menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), fakta menunjukkan bahwa risiko penularan di pesawat sangat rendah.

Pesawat dilengkapi fitur-fitur yang akan mengurangi risiko penularan di dalam pesawat. Saat penumpang duduk menghadap ke depan, sandaran belakang kursi berfungsi sebagai pelindung yang efektif, ditambah udara di dalam kabin sepenuhnya disaring dan diperbarui setiap 2-3 menit melalui penyaring udara HEPA berstandar rumah sakit sehingga udara di dalam kabin selalu bersih.

“Didukung protokol keamanan berlapis di sepanjang perjalanan, risiko transmisi di dalam pesawat dapat diminimalkan,” urainya. wid

#airasia #pascahibernasi #rekorpenjualan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)