Nekad Liburan Akhir Tahun ke Luar Kota? Siap-Siap Tunjukkan Hasil Swab Saat Balik Surabaya!

654 views
Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya

iniSURABAYA.com – Suasana menyambut tahun baru kali ini dipastikan bakal benar-benar berbeda dari sebelumnya. Tak ada lagi arak-arakan di jalan protokol bahkan juga pesta kembang api.

Pasalnya Pemkot Surabaya melarang perayaan menyambut pergantian tahun 2020-2021. Menjelang libur Natal dan cuti akhir tahun, Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya mengeluarkan dua surat edaran terkait antisipasi penyebaran Covid-19.

SE pertama bernomor 443/11047/436.8.4/2020 ditujukan kepada penanggung jawab, pemberi kerja, pengelola tempat kerja atau usaha. Isi surat edaran ini diantaranya meminta pekerja untuk tetap di rumah dan tidak melakukan perjalanan ke luar kota.

“Dihimbau kepada seluruh pekerja/karyawan untuk tidak melakukan perjalanan liburan ke luar Kota Surabaya,” ujar wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini.

Risma menambahkan, warga kota diharapkan tetap berkumpul bersama keluarga di tempat tinggal masing-masing. “Sehubungan masih dalam masa pandemi Covid-19,” tegasnya.

Sedang surat edaran kedua, mengatur pekerja atau karyawan yang melakukan perjalanan ke luar Kota Surabaya lebih dari tiga hari. “Wajib menunjukkan hasil tes swab negatif pada saat datang ke Surabaya,” tandasnya.

Risma menyatakan pula, bila warga Kota Surabaya yang habis bepergian itu belum memiliki hasil RT-PCR/swab, yang bersangkutan dapat melakukan pemeriksaan di fasilitas layanan kesehatan milik Pemkot Surabaya.

Atau  bisa pula langsung ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Jalan Gayungsari Barat No 124 Surabaya (layanan 24 jam) dengan persayaratan yang telah ditentukan.

“Pemeriksaan tidak dipungut biaya bagi pekerja/karyawan yang ber-KTP Surabaya. Sedangkan yang KTP-nya luar Kota Surabaya dikenakan biaya Rp 125.000 per-orang,” imbuhnya.

Selain itu, bagi pengelola tempat tinggal, hotel, atau apartemen bersama Satgas Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo atau Satgas Mandiri Tanggap Covid-19 diharap menyampaikan kepada warga atau penghuninya masing-masing terkait imbauan tidak ke luar kota tersebut.

Bagi warga atau penghuni yang melakukan perjalanan dari luar Kota Surabaya lebih dari dua hari, wajib menunjukkan hasil swab negatif pada saat datang ke Surabaya.

Dan bila belum memiliki hasil swab, dapat melakukan pemeriksaan pada fasilitas layanan kesehatan milik Pemkot Surabaya.

Risma juga meminta warga dari luar kota untuk melakukan karantina mandiri di rumah dan pemantauan mandiri terhadap gejala yang timbul selama 14 hari.

“Ini harus diperhatikan, karena libur panjang beberapa waktu lalu, ada peningkatan kasus. Makanya, saya sampaikan berkali-kali kepada warga untuk tidak berlibur ke luar kota dulu, sekali ini saja,” pesannya.

Risma juga mengingatkan agar warga Kota Surabaya melakukan persiapan menghadapi potensi bencana, antara lain hujan lebat disertai angin kencang, dan gelombang tinggi air laut sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). ana

#liburakhirtahun #liburannatal #trirismaharini #walikotasurabaya

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)