BankJatim Hadirkan Si Ratri di Pasar Perak Jombang, Jadi Solusi Pemda Saat Himpun Retribusi

0
579

Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur menyaksikan penggunaan E-Retribusi Si Ratri.

iniSURABAYA.com | JOMBANG – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) bersama Pemerintah Kabupaten Jombang mengembangkan sistem pembayaran retribusi secara elektronik atau E-Retribusi. Inovasi bankjatim yang diterapkan di Pasar Perak Kabupaten Jombang itu diberi nama Si Ratri (Sistem Pembayaran Retribusi Elektronik Terintegrasi).

Si Ratri akan menjadi solusi atas hambatan yang kerap dialami pemerintah daerah pada saat menghimpun iuran atau retribusi. Si Ratri dalam bentuk kartu ini disiapkan bankjatim bagi pedagang pasar untuk memberikan kemudahan dalam transaksi karena dapat dilakukan top up dan tersedia virtual account khusus.

Selain itu, melalui sistem ini, pemerintah akan mendapatkan informasi kepastian dana yang akuntabilitas dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Selain kartu Si Ratri bagi pedagang pasar perak, bankjatim berharap 16 pasar yang berada di Kab. Jombang nantinya akan mendapatkan sistem E-Retribusi,” ungkap Zulhelfi Abidin Direktur IT & Digital bankjatim.

Selain itu, kata Zulhelfi, bankjatim akan memfasilitasi para pedagang menggunakan QRIS yang diharapkan memberikan segala kemudahan dalam bertransaksi baik kepada pemerintah maupun bagi konsumen.

Kartu E-Retribusi bankjatim diserahkan Zulhelfi Abidin kepada Hj Mundjidah Wahab, Bupati Jombang di Pasar Perak Jombang, Minggu (05/03/2023). Di kesempatan itu, hadir pula Hj Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur yang sekaligus meresmikan Pasar Perak sebagai Pasar Smart Economy.

Hadirnya sistem ini diharapkan membantu dan mewujudkan Program Elektronifikasi Pemerintah Daerah (ETP) dan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) serta percepatan dan perluasan digitalisasi daerah Jombang.

“Peresmian Pasar Perak sebagai Pasar Smart Economy diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bagi para pedagang. Didukung dengan sistem E-Retribusi Si Ratri, semoga pedagang semakin nyaman, aman dan berharap sinergitas antara pemerintah, masyarakat dan bankJatim semakin kuat,” demikian pesan Hj Mundjidah Wahab.

Sementara Khofifah Indar Parawansa menegaskan, transaksi digital ini akan menjadi bagian perkuatan ekonomi sehingga nantinya pedagang dipermudahkan dalam pembayaran retribusi pasar. “Selain itu sistem E-Retribusi ini memberi keamanan bagi para pedagang maupun pemerintah agar meminimalisir hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya. yul

Comments are closed.