
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya kembali merotasi pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya.
Cak Eri –begitu Wali Kota Surabaya ini akrab disapa—menambahkan, nantinya dia minta setiap tiga hari sekali harus memastikan paparan terkait inflasi dan terkait kemiskinan, stunting, dan pengangguran.
“Semuanya harus turun karena itu adalah program akhir dari Pemkot Surabaya di tahun 2023,” tandasnya.
Menurutnya, Sekda tidak bisa bekerja sendirian karena pikirannya pecah, memikirkan yang di dalam dan juga yang di luar. Karena itu, ke depannya pekerjaan yang berurusan dengan yang di dalam bisa berbagi tugas dengan staf ahli.
Karena target Cak Eri hingga akhir tahun ini sudah jelas, yaitu kemiskinan harus turun, stunting harus zero, pengangguran harus turun, angka kematian ibu dan anak juga harus turun.
Makanya, hal ini harus ada yang mengerjakan, sehingga nanti rekomendasi dari asisten, Sekda dan juga para staf ahli yang bisa merubah dan memindah Kepala PD. Karena itulah saya minta staf ahli itu harus yang garang-garang yang masuk,” ujarnya.
Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini menyatakan pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya dituntut memunculkan ide-ide kreatif untuk mengurangi berbagai persoalan yang terjadi di wilayah masing-masing. wid
















