Inilah Kisah Sukses Febrina Kusumawati : Alumnus Asrama Bibit Unggul dari Keluarga Tidak Mampu hingga Jadi Kepala Bapenda Kota Surabaya

0
1979

“Aku sampai berpikir saat memilih perguruan tinggi, aku tidak akan memilih perguruan tinggi yang sulit karena aku harus mempertahankan beasiswa ini,” tegasnya.

Febri mengakui bahwa program Bibit Unggul adalah estafet yang mengantarkannya pada kesuksesan. Tanpa program tersebut, besar kemungkinan ia tidak akan bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kalau saya tidak masuk negeri, beasiswaku terputus. Alhamdulillah Allah masih memberikan izin semua dan pemerintah kota support,” imbuhnya.

Sementara itu, Anna Fajrihatin, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya menyatakan, asrama yang berlokasi di Jl Villa Kalijudan Indah XV/Kav. 2-4 Surabaya tersebut dirancang untuk mencetak generasi emas dari keluarga tidak mampu.

Saat ini ada 138 anak yang mengikuti program pendidikan ‘1 Keluarga 1 Sarjana’ di Asrama Bibit Unggul. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah. “Kami berharap asrama ini dapat mencetak generasi muda yang luar biasa,” kata Anna.

Dia menyebut Pemkot Surabaya menyediakan berbagai fasilitas di Asrama Bibit Unggul. Di antaranya adalah ruang pembelajaran, ruang kreasi, ruang makan hingga lapangan futsal dan basket.

1 2 3 4

Comments are closed.