
ILUSTRASI : BMKG
iniSURABAYA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya telah menyiapkan 24 titik pos pantau dan tujuh pos terpadu di wilayah pesisir Kota Pahlawan.
Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi peringatan dini BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya sehubungan potensi terjadinya cuaca ekstrem dan pasang air laut di akhir tahun 2024 dan awal 2025.
Buyung Hidayat, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menyatakan, titik pantau tersebut disiapkan mulai dari wilayah barat, timur, dan utara, seperti di kawasan Asemrowo, Bulak, Perak, Sukolilo, hingga Gununganyar.
“Jadi kami siagakan personel di titik pantau tersebut untuk mengantisipasi jika terjadi hal yang tidak inginkan, kami bisa langsung menanggulangi,” ungkap Buyung.
Guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan pasang air laut, BPBD Surabaya juga berkoordinasi dengan BMKG dan Call Center (CC) 112. Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi cuaca ekstrem dan pasang air laut bisa segera dilakukan mitigasi dini.















