
Achmad Pramudito, Pemimpin Redaksi iniSurabaya.com (dua dari kanan) bersama komunitas Arek Jancukan saat audiensi dengan Ikhsan, Sekda Kota Surabaya.
Di kesempatan itu, Djadi menekankan bahwa jancuk dan jancukan harus jadi semangat positif yang melekat dalam karakter arek Suroboyo.
“Jangan pakai jancuk untuk mengumpat dan mengolok-olok dalam konteks negatif,” paparnya.
Karena, lanjut pelawak senior Kota Surabaya ini, kata jancuk dan jancukan mengandung spirit positif untuk mengungkapkan persahabatan, penghormatan, dan kekaguman dalam kehidupan sehari-hari
Di sisi lain, Djadi yang sudah merilis sejumlah judul buku ini mengatakan, diksi jancukan merupakan singkatan ‘Jujur, Adil, Nasionalis, Cerdas, Ulet, Kreatif, dan Anti Korupsi’.
Sementara Dito mengungkapkan ‘Gebyar Jancukan’ akan diawali dengan kampanye melalui akun media sosial ‘Arek Jancukan’, baik di Instagram, TikTok, Facebook, maupun YouTube.

















