
Pentas seni tradisional menjadi daya tarik wisatawan di gelaran Tong Tong Night Market. (foto-foto: dok The Shalimar Boutique Hotel Malang)
Keikutsertaan dalam program KEN menandai pengakuan terhadap peran penting Tong Tong Night Market dalam mendorong pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelestarian budaya lokal.
Kartika berharap acara ini menjadi jendela budaya Malang bagi masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara.
“Tong Tong Night Market bukan hanya ajang hiburan. Tetapi juga menjadi salah satu bentuk nyata upaya pelestarian budaya,” tegasnya.
Kartika juga ingin acara tersebut menjadi alat diplomasi budaya yang memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi Kota Malang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagaimana diketahui, nama ‘Tong Tong Night Market’ terinspirasi dari Tong Tong Fair di Belanda, festival budaya Indo-Eropa terbesar yang telah diadakan sejak tahun 1959. Dengan semangat yang serupa, The Shalimar Boutique Hotel Malang berupaya menjadikan acara ini sebagai ruang interaksi lintas budaya yang inklusif, edukatif, dan menghibur.

















