
Banyak di antara mereka memiliki talenta, namun juga menghadapi berbagai tantangan, antara lain sifat konten influencer yang cenderung repetitif, kurangnya kebebasan berkreasi akibat tuntutan algoritma, dan minimnya dukungan finansial.
Para kreator membutuhkan ruang untuk menampilkan karya mereka, Indosat memberikan akses kepada mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mengembangkan keterampilan mereka dengan memberikan pengalaman langsung dari influencer serta akses ke komunitas yang mendukung.
Indosat juga memberikan kesempatan untuk menghasilkan karya di Kuala Lumpur tanpa biaya, untuk memperluas jangkauan di tingkat global.
Lastiko Endi Rahmayanto SS Mhum, plt. Direktur Direktorat Pengembangan Karier, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni Universitas Airlangga menyampaikan, fokus Unair saat ini ialah menjadi Enterpreneur University.
Jadi sekitar 8-13 persen mahasiswa Unair ketika lulus bekerja sebagai wirausahawan, dan salah satu ouputnya ialah menjadi content creator.
















