Dari Makam WR Soepratman, Indonesia Raya 3 Stanza Bergema Lagi

0
438

‎Dalam sejarahnya, Indonesia Raya pertama kali diperdengarkan secara instrumental dalam Kongres Pemuda II tahun 1928. Lirik lengkapnya menyebar lewat harian Sin Po dan menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan. ‎

‎Kini, di pusara penciptanya di Jalan Kenjeran, Surabaya, semangat itu kembali dinyalakan para Selasa (28/10/2025). ‎

‎Lebih dari 30 komunitas kebangsaan bergabung, antara lain Begandring Surabaya, Komunitas Kebaya Indonesia, Buleks Community 99, dan LSM Jas Merah. ‎

‎Acara bertema ‘Sumpah di Hadapan Sang Pencipta Indonesia Raya’ dikemas dalam bentuk teatrikal, doa lintas iman, dan tabur bunga. Suasana berlangsung khidmat, heroik, dan penuh refleksi. ‎

‎Gerakan ini diharapkan menjadi momentum nasional untuk kembali memahami Indonesia Raya sebagai doa kolektif bangsa. Dari makam WR Soepratman, pesan itu bergema,”Indonesia adalah janji abadi untuk dijaga dan dimuliakan”. ‎(Rokimdakas/‎Penulis Surabaya)

1 2

Comments are closed.