
Imam Utomo, Ketua PMI Jawa Timur melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI) Kota Surabaya masa bakti 2026–2031. (foto: dok Diskominfo Kota Surabaya)
“Selain itu, pentingnya kesiapsiagaan PMI menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi. Sehingga seluruh jajaran PMI memastikan kesiapan relawan dan posko agar PMI dapat hadir cepat di tengah masyarakat saat bencana terjadi,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Lilik Arijanto menyatakan komitmennya untuk segera melakukan penyesuaian dan penguatan organisasi. Ia menegaskan bahwa standar pelayanan minimal akan menjadi perhatian utama kepengurusan baru.
“Dalam waktu dekat, kami akan fokus menyusun dan menyelaraskan program kerja PMI agar terintegrasi dengan program Kampung Pancasila. Dengan demikian, program PMI bisa lebih dirasakan manfaatnya hingga ke lapisan masyarakat paling bawah,” ujarnya.
Lilik yang juga menjabat sebagai Sekda Kota Surabaya ini berharap jaringan relawan PMI yang tersebar di seluruh kecamatan di Surabaya dapat menjadi motor penggerak dalam menjaring relawan baru, sehingga kinerja PMI ke depan semakin kuat dan berdampak luas bagi kemanusiaan.
“Dengan masuknya program-program PMI ke dalam skema tersebut, kami optimistis kegiatan PMI dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga produktivitas dan dampak kinerja PMI akan semakin meningkat,” pungkasnya. wid
















