Selama Periode Nataru Stasiun Ketapang Catat Volume Penumpang Tertinggi ke-3 di Daop 9 Jember

Stasiun Ketapang (foto: dok PT KAI)
Pada rute Surabaya–Jember–Ketapang, KA Mutiara Timur dari Surabaya Pasarturi melayani 3.630 pelanggan kelas eksekutif dan 5.220 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi masing-masing 101 persen.
KA Probowangi dari Surabaya Gubeng melayani 11.954 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi 104 persen. Sementara itu, KA Mutiara Timur keberangkatan malam dari Surabaya Gubeng melayani 4.280 pelanggan, mencerminkan variasi waktu perjalanan yang dimanfaatkan masyarakat selama periode libur.
Selain layanan jarak jauh, Stasiun Ketapang juga melayani kereta api lokal KA Pandanwangi rute Jember–Ketapang pulang-pergi yang mendukung mobilitas harian masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya.
Untuk perjalanan lintas provinsi, KA Sri Tanjung rute Lempuyangan–Ketapang menghubungkan Yogyakarta dan Banyuwangi juga menjadi pilihan perjalanan jarak jauh yang diminati pelanggan.
Anne menambahkan bahwa pergerakan penumpang di Stasiun Ketapang turut dipengaruhi oleh daya tarik Banyuwangi sebagai destinasi wisata. Dari stasiun ini, wisatawan melanjutkan perjalanan menuju kawasan pesisir dan bahari seperti Pantai Watu Dodol, Pantai Boom, dan Bangsring Underwater, serta kawasan perkotaan yang dikenal dengan ragam kuliner khas Banyuwangi.
















