
iniSURABAYA.com | SIDOARJO – Aneka kuliner Korea sudah sangat akrab di lidah masyarakat negeri ini, bahkan justru jadi favorit. Antusiasme penikmat makanan khas Negeri Ginseng inilah yang kemudian difasilitasi jaringan hotel yang bernaung di bawah bendera Archipelago melalui program ‘60 Seconds to Seoul – Korean Pop-Up’.
Mengusung konsep pop-up culinary activation, Archipelago menghadirkan pengalaman yang memadukan kuliner, hiburan, olahraga serta interaksi langsung dengan komunitas k-pop. Program ini melibatkan beberapa unit hotel Archipelago di wilayah Sidoarjo, yakni Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center, fave hotel Sidoarjo, dan Hotel Neo+ Waru Sidoarjo.
Menurut Hanny Komala, Executive Chef Hotel Neo+ Waru, ada sekitar 15-20 item makanan Korea yang disajikan setiap hari, mulai makanan panas, dessert, sampai minuman. “Untuk bumbunya 85 persen kami impor dari Korea, sisanya produk lokal,” ungkapnya kepada iniSurabaya.com.
Program tersebut, kata Chef Hanny, disajikan dengan konsep a la carte. “Tetapi tidak menutup kemungkinan jika ada tamu menginginkan buffet, akan kami siapkan,” tegasnya.
Untuk sajian a la carte, program ‘60 Seconds to Seoul – Korean Pop-Up’ ini bisa dinikmati dengan harga mulai Rp35.000 sampai Rp110.000 net per-porsi. “Program ini berlangsung hingga enam bulan mendatang,” kata Yeni Chrisnawati, Regional Director of Commercial Central & East Leader Archipelago.
















