
Selama pameran berlangsung, Pemkot Surabaya juga menargetkan partisipasi aktif pelajar dengan mengundang sekitar delapan sekolah setiap hari untuk mengikuti tur edukatif dan berbagai aktivitas pembelajaran.
Sementara itu, Yashika Sidik Pradhana, perwakilan Museum Sonobudoyo Yogyakarta menilai kolaborasi lintas museum ini menjadi bukti bahwa museum kini bukan lagi sekadar tempat menyimpan benda bersejarah.
“Melalui berbagai koleksi yang dipamerkan, pengunjung diajak memahami keberagaman budaya sekaligus merefleksikan hubungan manusia dengan alam, sejarah, dan kemanusiaan,” pungkasnya. */ana/ap
















