
Sekitar 500 karya dari 113 seniman –termasuk tujuh peserta kolektif—memenuhi ruang-ruang pamer ArtSubs 2026 di Balai Pemuda Surabaya, selama tujuh minggu, mulai Sabtu (19/9/2026) hingga 8 November mendatang.
Museum Tak Harus Selalu Berupa Institusi Formal
Gagasan tentang ruang kebudayaan itu salah satunya hadir melalui Kantor Bersama Urusan Seni Rupa (KBUSR) yang berpartisipasi dalam ArtSubs.
Kelompok seniman berbasis Yogyakarta tersebut menghadirkan konsep museum alternatif. KBUSR menjadi ruang bersama bagi para seniman untuk mengembangkan praktik seni, mengarsipkan karya dan gagasan, sekaligus memperluas hubungan antara seniman, karya, dan publik.
Kehadiran KBUSR memperlihatkan bahwa museum tidak selalu harus hadir dalam bentuk institusi formal. Ia juga bisa tumbuh dari inisiatif komunitas seni sebagai ruang alternatif bagi masyarakat untuk mengenal, mengalami, dan memahami perkembangan seni rupa.
Dengan konsep seperti itu, ArtSubs tidak hanya berbicara soal karya yang dipajang di dinding. Pameran ini juga membuka pembicaraan mengenai bagaimana sebuah kota membangun ekosistem kebudayaannya.
Seni Kontemporer Tak Harus Rumit
Nirwan mengingatkan pula bahwa masyarakat membutuhkan hiburan yang baik. Hiburan, menurutnya, tidak harus berhenti pada kesenangan, tetapi juga bisa memberikan asupan emosional dan intelektual.

















