Bukan Sekadar Art Fair, ArtSubs Menguji Kekuatan Ekosistem Seni Surabaya

0
11


Prof Dr Djuli Djatiprambudi, Guru Besar Seni Rupa Unesa dijadwalkan memaparkan analisis mengenai perkembangan dan posisi Surabaya. Dari ArtSubs, hadir kurator Nirwan Dewanto bersama salah satu peserta pameran dari Museum KBUSR (Kantor Bersama Urusan Seni Rupa) Yogyakarta.

Bukan Soal Siapa Paling Banyak Punya Seniman
Diskusi ini tidak sekadar mempertanyakan apakah Surabaya memiliki cukup banyak seniman. Persoalan yang lebih besar adalah apakah berbagai potensi tersebut sudah terhubung dan membentuk ekosistem yang mampu membuat kota ini diperhitungkan dalam percaturan seni rupa nasional.

Selama ini, pusat gravitasi seni rupa Indonesia memang lebih sering dikaitkan dengan beberapa kota besar. Surabaya dan Jawa Timur memiliki modal artistik yang kuat, tetapi masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah.

Ruang seni publik yang terbatas, kebutuhan terhadap kritik dan praktik kuratorial yang lebih aktif, pasar seni lokal yang belum optimal, serta jejaring yang belum sepenuhnya terhubung antara seniman, akademisi, kurator, pemerintah, kolektor dan publik menjadi bagian dari persoalan tersebut.

Di titik inilah ArtSubs mencoba mengambil peran. Sejak pertama digelar di Pos Bloc pada 2024, kemudian berlanjut di Balai Pemuda pada 2025, ArtSubs kembali berlangsung di Balai Pemuda Surabaya pada 19 September hingga 8 November 2026.

1 2 3 4 5

Comments are closed.