Siap Beroperasi Resmi, Maquira Kunci Legalitas Akhir dan Kantongi Apresiasi AP2LI

Langkah serius menuntaskan seluruh kewajiban perizinan menuai respons positif dan apresiasi tinggi dari Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) yang dipimpin Andrew Susanto.
iniSURABAYA.com — Platform nutraceutical global Maquira kini memasuki fase krusial dalam persiapan operasionalnya di Tanah Air. Perusahaan tengah memusatkan perhatian penuh pada penyelesaian tahap akhir proses administrasi dan perizinan yang diwajibkan oleh pemerintah sebelum resmi beroperasi secara penuh.
Seluruh tahapan tersebut dijalankan secara sistematis, terukur, transparan, dan sesuai dengan regulasi serta ketentuan tata kelola usaha dari otoritas terkait. Menurut Mario Halim, pengusaha dan investor Indonesia yang mengembangkan Maquira, perjalanan menuju operasional penuh ini ditempuh melalui proses yang panjang dan berlapis.
“Mulai dari pendirian badan usaha, pengurusan perizinan dasar berusaha, pemenuhan persyaratan produk, keanggotaan asosiasi, hingga penyiapan tata kelola internal, setiap langkah diselesaikan secara berurutan dan terdokumentasi rapi,” kata Mario.
Manajemen secara tegas memilih untuk menuntaskan seluruh proses tanpa jalan pintas demi memudahkan tahapan bisnis ke depan, dengan mengarahkan tim internal bekerja berdampingan bersama konsultan dan pihak terkait agar tidak ada satu pun persyaratan yang terlewat.
Bagi Mario, pemenuhan dokumen legal dan persyaratan administrasi bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama agar bisnis dapat berjalan berkelanjutan dalam jangka panjang. Kepatuhan hukum (compliance) dijadikan prinsip utama untuk menciptakan kepastian berusaha sekaligus memberikan rasa aman dan perlindungan hukum bagi para mitra usaha yang ingin membangun karier serta masa depan bisnisnya.
Pendekatan ini juga dirancang untuk menumbuhkan rasa memiliki karena perusahaan berdiri di atas landasan hukum yang kuat dan jelas. Bagi mitra, legalitas memberikan kejelasan status, kepastian hak dan kewajiban, serta perlindungan saat menjalankan aktivitas penjualan.
Memasuki tahap finalisasi perizinan, Mario menyatakan siap melangkah ke fase operasional dan melayani konsumen serta mitra di Indonesia. Berbagai infrastruktur operasional telah dimatangkan, meliputi sistem layanan mitra, kanal dukungan dan pelatihan, tata kelola distribusi produk, hingga prosedur layanan pelanggan.
Kesiapan komprehensif ini menegaskan bahwa perusahaan tersebut tidak hanya fokus pada pemenuhan legalitas, tetapi juga siap menjalankan seluruh roda usahanya secara nyata. Langkah serius menuntaskan seluruh kewajiban perizinan menuai respons positif dan apresiasi tinggi dari Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI).
AP2LI yang dipimpin Andrew Susanto, menilai komitmen dalam menjaga kepatuhan dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) membuktikan bahwa ada pelaku usaha yang beritikad baik, kredibel, dan berorientasi jangka panjang, bukan sekadar pemain sementara.
“Kami memberikan apresiasi atas komitmen nyata perusahaan terhadap regulasi industri penjualan langsung di Indonesia. Keseriusan perusahaan terhadap compliance dan perizinan membuktikan kehadirannya untuk membangun bisnis yang sehat, kredibel, jangka panjang dan berorientasi pada kepentingan mitra usaha (member),” katanya.
“Langkah ini merupakan komitmen penting bagi mitra usaha dan dapat menjadi contoh positif bagi pelaku industri penjualan langsung nasional sehingga memberikan iklim yang sehat bagi bisnis secara keseluruhan di Indonesia,” tegas Andrew saat bertemu dengan manajemen Maquira pada Rabu, 15 Oktober 2026.
Senada dengan itu, Mario menegaskan bahwa pihaknya melangkah lebih dari sekadar memanfaatkan potensi pasar domestik. Ia memang ingin membangun ekosistem bisnis berkelas global mengingat ia sendiri membangun perusahaan dengan menggandeng ilmuwan nutrisi global yakni Dr. Eric Gumpricht, PhD.
Bahkan perusahaannya telah menyiapkan cetak biru (blueprint) pengembangan kapasitas mitra yang berfokus pada kepemimpinan, etika bisnis, dan keberlanjutan usaha agar para mitra tidak hanya melakukan penjualan, tetapi juga tumbuh menjadi pemimpin bisnis bervisi jangka panjang.
“Manajemen kami menegaskan bahwa pilar legalitas yang kuat ini menjadi jaminan tambahan bagi masa depan bisnis para mitra, sekaligus membuka ruang pertumbuhan yang sehat, tertib, dan berkelanjutan untuk bertumbuh bersama di Indonesia.,” tegas Mario. (hpy)
















