Tak Sekadar Makan Siang, Luminor Jemursari Hadirkan Pengalaman Membatik dan Meracik Kopi

0
21


Keterlibatan tersebut menjadi gambaran bagaimana batik dapat menjadi ruang pertemuan lintas budaya. Warisan Indonesia ini tidak hanya diperkenalkan kepada masyarakat lokal, tetapi juga dapat dipelajari dan diapresiasi oleh generasi muda dari latar belakang berbeda.

Tamu Bisa Mencoba Membatik Langsung
Tak berhenti pada peragaan busana, acara Batik & Brew juga memberi kesempatan kepada peserta untuk mencoba proses membatik secara langsung.

Dalam sesi interaktif tersebut, Rahmat, pengajar membatik di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya yang juga mengajar di berbagai komunitas dan terlibat dalam sejumlah pameran batik, mendampingi para tamu mengenal teknik mencanting.

Menurut Olivia Vinka I, Marketing Communication Luminor Hotel Jemursari Surabaya, peserta dapat mencoba menggunakan canting sekaligus memahami tahapan dasar dalam proses pembuatan batik.

Pengalaman ini membuat batik tidak hanya dinikmati sebagai produk jadi, tetapi juga dikenali melalui proses pembuatannya. “Ada ketelitian dan keterampilan yang perlu dipelajari untuk menghasilkan motif pada selembar kain,” tuturnya.

1 2 3 4

Comments are closed.