Usai Kasus Dugaan Perundungan Anak Difabel, Eri Cahyadi Minta Orang Tua Lebih Dekat dengan Anak

Cak Eri menegaskan, penanganan kasus tersebut perlu dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi anak serta proses yang sedang berjalan. Pemkot Surabaya akan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan pendampingan terhadap keluarga tetap diberikan.
Di sisi lain, ia mengajak para orang tua untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat tentang pentingnya membangun kedekatan dengan anak. Menurutnya, komunikasi dalam keluarga menjadi salah satu hal mendasar untuk memahami perkembangan, pergaulan, serta persoalan yang dihadapi anak sehari-hari.
“Kalau kita ingin membangun kota dan negara, semuanya harus dimulai dari keluarga. Orang tua harus dekat dengan anaknya, tahu bagaimana kesehariannya, mendengarkan ceritanya, dan memberikan pendidikan yang baik. Jangan sampai komunikasi dengan anak justru semakin jauh,” ujarnya.
Cak Eri menilai, pendampingan orang tua tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Anak juga membutuhkan perhatian, arahan, dan ruang untuk bercerita agar orang tua dapat memahami perubahan perilaku maupun persoalan yang mungkin dihadapi.
“Ini menjadi pembelajaran bagi saya pribadi dan seluruh orang tua. Mari kita lebih mendekatkan diri kepada anak-anak kita. Pendidikan pertama dimulai dari keluarga, dari bagaimana kita membangun komunikasi, memberikan contoh, dan menanamkan nilai-nilai yang baik,” pungkasnya. */ana/ap
















