
Trio Wahyu Bowo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengatakan perangkat yang hilang telah diganti melalui koordinasi dengan Telkom. (foto: dok Diskominfo)
“Dahulu modelnya seperti kerangkeng lalu digembok, ternyata itu juga mudah dirusak. Secara tampilan juga kurang menarik untuk mendukung estetika kota. Kami masih mencari konsep yang aman dan agak menarik,” paparnya.
Opsi menempatkan perangkat di bagian atas tiang traffic light juga sempat dipertimbangkan. Namun, cara tersebut memiliki kendala teknis karena sejumlah komponen cukup berat.
Beban berlebih dikhawatirkan mengganggu kekuatan tiang, sementara proses pemeriksaan dan perawatan akan lebih sulit dilakukan.
Lampu Tetap Menyala, Koneksi SITS Terputus
Beta mengatakan, hilangnya perangkat di Jalan Mayjend Sungkono tidak membuat lampu lalu lintas padam. Saat kejadian, traffic light tetap menyala dan beroperasi, tetapi koneksinya dengan SITS terputus. Akibatnya, kondisi kepadatan kendaraan di persimpangan tersebut tidak dapat dipantau secara real time melalui sistem.
Perangkat yang hilang merupakan komponen milik Telkom yang berfungsi menghubungkan traffic light dengan jaringan internet agar dapat terkoneksi ke sistem SITS.
















