Hadirkan Koleksi Gres ‘Luminous’, Pison Art & Foundation Tebarkan Harapan di Ulang Tahun ke-11

0
1413
Pison Art & Foundation di Lenmarc Mall Surabaya menghadirkan koleksi terbaru berteme ‘Luminous’.

iniSURABAYA.com – Dalam rangka ulang tahun ke-11, Pison Art & Foundation merilis koleksi terbaru dengan tema ‘Luminous’ yang diharapkan bisa jadi harapan baru di tengah pandemi Covid-19.

Elizabeth Njo May Fen owner Pison Art & Foundation menyatakan bahwa pandemi membuat dunia fashion jadi mati kutu selama beberapa waktu karena aktivitas sosial serba terbatas.

Meski begitu, wanita yang akrab disapa Afen ini menegaskan kegiatan dan industri fashion tak boleh stagnan.

“Para desainer harus tetap bersemangat meski di kondisi gelap seperti saat ini. Tetap bercahaya,” tandasnya di Lenmarc Mall Surabaya, (2/1010/2020).  

Maka koleksi ‘Luminous’ tersebut merupakan wujud adaptasi Pison terhadap kondisi di era pandemi saat ini. “Luminous ini menggambarkan sesuatu yang gemerlap, bercahaya. Terinspirasi dari kondisi saat ini ketika pandemi membuat semuanya jadi gelap dan membutuhkan cahaya atau harapan baru,” paparnya.

Koleksi Afen kali ini merupakan jenis busana ready to wear yang bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari. “Tujuannya memang untuk daily activity. Jadi bikin modelnya yang simpel dan senyaman mungkin,” katanya.

Model ‘Luminous’, sebagian besar merupakan outer yang bisa dipadupadankan dengan outfit lain. “Outernya ada lengan panjang dan tanpa lengan jadi bisa digabung dengan leging, jeans atau jumpsuit,” bebernya.

Untuk mewujudkan koleksi gres ini Afen menggunakan bahan khusus yang waterproof. “Karena kebutuhan saat ini memang lebih banyak ke bahan yang anti air supaya lebih safety juga,” cetusnya.

Bahan tersebut salah satunya menggunakan waterproof nylon dan polyester. Selain berbahan waterproof, koleksi ‘Luminous’ milik Pison Art juga dilengkapi dengan aerosol.

Warna bahan yang ia gunakan cenderung ke warna abu-abu dan nampak berkilau. Terutama saat berada di kegelapan dan terkena cahaya.

“Outernya kalau dipakai dalam kondisi gelap akan bercahaya. Karena saya pakai bahan glow in the dark. Misal kondisi gelap ada cahaya sedikit saja, warnanya akan keluar,” imbuh Afen.

Apabila koleksi ‘Luminous’ ini dipakai dalam kondisi minim cahaya atau hanya ada sedikit cahaya, ia akan mengikuti warna cahaya tersebut.

“Kalau kena sorotan cahaya warna biru busananya akan jadi nyala biru. Kalau cahaya merah akan jadi pink,” urainya.

Motif koleksi ‘Luminous’ ini merupakan corak tie dye yang dibuat dengan cara printing. Karena koleksi ini merupakan jenis busana unisex, jadi bisa diapakai oleh perempuan maupun laki-laki.

Afen berharap hadirnya koleksi ‘Luminous’ akan membawa angin segar dan menginspirasi para desainer lain untuk tetap bercahaya.

“Karena style tidak boleh mati,” kata Afen dengan penuh optimistis. dit

Comments are closed.