Wulan Permata Tereliminasi, Melly Lee Memimpin Perolehan Nilai Top 12 Grup 1 D’Academy Asia 6

0
623

Penampilan Kier King dengan Aulia berhasil membuat Nassar meneteskan air mata.

iniSURABAYA.com – Ajang pencarian bakat menyanyi dangdut D’Academy Asia 6 (DA Asia 6) kini memasuki babak baru. Setelah melewati persaingan sengit pada babak Top 16, kini kompetisi menyanyi dandgut tingkat Asia menyisakan 12 academia terbaik yang akan melanjutkan kompetisi memperebutkan gelar juara.

Mereka kembali dibagi dalam tiga grup yang beranggotakan masing-masing empat orang. Kompetisi di babak Top 12 kian menarik dengan tema ‘D’Asian Voice’. Keempat academia ditantang tampil berkolaborasi dengan alumni D’Academy Asia musim-musim sebelumnya yang berasal dari Indonesia.

Penampilan memukau dari kolaborasi deretan alumni D’Academy Asia yakni Aulia, Ridwan Naibaho, Faul Gayo, Ical Majene tampil membuka babak Top 12 Grup 1 melalui lagu ‘Nyanyian Rindu’. Para alumnus D’academy Asia ini juga kembali memberikan penampilan terbaik mereka bersama para academia yang tergabung di Grup 1 Senin (31/7/2023) malam lalu.

Membuka kompetisi Melly Lee (Indonesia) berhasil memukau para komentator melalui penampilan duetnya bersama sang Juara D’Academy Asia 5, Faul Gayo menuai standing ovation dari seluruh komentator atas lagu ‘Insan Biasa’ yang mereka bawakan.

Dengan penuh semangat Soimah memberikan apresiasi kepada dara asal Jawa Barat tersebut. Menurut Soimah, Melly pantas berada pada tahap ini dan sudah sewajarnya jika Melly bisa menyandang Juara D’Academy Asia 6 karena konsistensinya dalam memberikan penampilan terbaik di panggung D’Academy Asia 6.

Berbeda dengan Melly Lee, Soimah merasa penampilan Erdem Kursat (Turkiye) yang berkolaborasi bersama Ical Majene dalam lagu ‘Engkau Laksana Bulan’ masih kurang memukau.

“Saya merupakan salah satu komentator yang selalu menunggu penampilan dari duo ini. Tetapi harus saya akui penampilan Erdem Kursat malam ini tidak sebagus biasanya. Chemistry dan penjiwaannya tidak terasa,” ungkap Soimah.

Kemeriahaan kembali terjadi di panggung D’Academy Asia 6 melalui penampilan Academia asal Filipina, Kier King yang mengandeng Aulia pada penampilanya kali ini dalam membawakan lagu ‘Tirani’ dan berhasil menuai standing ovation dari seluruh komentator hingga berhasil membuat Nassar meneteskan air mata melihat penampilan keduanya.

“Saya sangat menyukai lagu ini karena memiliki makna tersendiri untuk saya. Dan harus diakui chemistry mereka dalam mebawakan lagu ini sangat sempurna,” ujar Nassar.

Menjadi academia terakhir yang tampil di Top 12 Grup 1, Wulan Permata (Indonesia) yang duet bersama Ridwan Naibaho berhasil membuat semua komentator beranjak dari kursi untuk memberikan standing ovation atas lagu ‘Dahsyat’ yang mereka bawakan malam itu.

Sheer Anguila (Singapore) merasa penampilan Wulan malam itu sangat sempurna. Lebih lagi Ridwan berhasil melengkapi penampilan Wulan. “Penampilan dirimu malam ini berhasil keluar dari zona nyaman. Saya sangat menikmati penampilan kamu malam ini,” cetus Sheer.

Hanya Selisih Satu Poin
Setelah tampil duet dengan para alumnus D’Academia Asia, keempat academia dinilai langsung oleh Dewan Juri perwakilan delapan negara participant. Melly Lee berhasil memimpin perolehan nilai akhir disusul Kier King, dan Erdem Kursat.

Sedangkan Wulan Permata gagal melaju ke babak selanjutnya dan harus berhenti tampil di D’Academy Asia 6 karena berada di posisi terendah. Wulan hanya selisih satu nilai dengan Erdem Kursat yang memeroleh nilai sebesar 689.

Kompetisi babak Top 12 terus berlanjut pada Selasa (1/8/2023) pukul 20.00 WIB dengan penampilan dari empat academia yang tergabung dalam Grup 2, yakni Pelin Asli (Turkiye) yang akan duet dengan Gabriel Harvianto, Indy Gunawan (Indonesia) dengan Aulia, Hazman Sanjaya (Malaysia) dengan Putri Isnari, dan Lovely (Filipina) dengan Lady Rara. ana

Comments are closed.