
Denny Djoewardi, Ketua APPMI Jatim (tengah) bersama para desainer yang tampil di sesi pertama gelaran East Java Fashion Tendance 2023-2024 di Grand City Mall Surabaya.

Denny Djoewardi, Ketua APPMI Jatim (tengah) bersama para desainer yang tampil di sesi pertama gelaran East Java Fashion Tendance 2023-2024 di Grand City Mall Surabaya.
iniSURABAYA.com – Setelah sempat terhenti selama pandemi Covid-19, anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Timur kembali unjuk karya dalam pentas East Java Fashion Tendance 2023-2024.
Sekitar 70 busana karya 11 desainer melenggang di panggung spesial di Atrium Grand City Mall Surabaya selama empat hari mulai Kamis (10/8/2023). Agenda yang berlangsung hingga Minggu (13/8/2023) ini juga dimeriahkan hadirnya Nina Nugroho, desainer Jakarta.
Di sesi pertama gelaran Fashion Tendance 2023–2024 yang didukung Viva Cosmetics sebagai Official Make Up dan Hairdo ini hadir karya-karya Lia Afif, Melia Wijaya, Ulfa Mumtaza, Riris Ghofir, dan Stephanie Zhang.
Menurut Denny Djoewardi, Ketua APPMI Jatim, East Java Fashion Tendance 2023-2024 adalah trade event yang bertujuan untuk mengembangkan seluruh potensi dunia fesyen sekaligus mendorong perkembangan industri kreatif Tanah Air, khususnya di Jatim.
Melalui agenda kali ini APPMI Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjalani pemulihan dan kebangkitan ekonomi terutama di bidang fesyen.

















