Mumuy dan Wardi Lolos, Ustadz Muchlis Beri Hadiah Spesial buat Qoriah dari Kalimantan

697 views
Mumuy (Lampung) yang membawakan tema ‘Kemuliaan Umat Nabi Muhammad’, berhasil meraih nilai tertinggi.

iniSURABAYA.com | JAKARTA – ‘Beraksi Di Rumah Saja’ babak Top 15 menghadirkan tiga peserta dari Kloter Al Quddus pada episode pagi dinihari Selasa (12/5/2020).

Hafidz dari Banten yang membawakan tausiyah bertemakan ‘Bersama Allah Wabah Pasti Berlalu’ sebagai penyemangat dan motivasi untuk pemirsa di masa pandemi Covid-19 ternyata belum mampu membuatnya maju ke babak selanjutnya.

Perolehan akhir nilai Hafidz yang berada di urutan terendah harus membuat dirinya rela mendapatkan wassalam.

Hafidz (Banten) mendapatkan nilai terendah atas tausiyahnya mengenai ‘Bersama Allah Wabah Pasti Berlalu’, dan terpaksa harus ‘Wassalam’.

Berbeda dengan Hafidz, Mumuy (Lampung) berhasil memperoleh nilai tertinggi dengan dakwahnya berjudul ‘Kemuliaan Umat Nabi Muhammad’. Ustadz Subki Al Bughury menilai Mumuy memiliki kelebihan pada pembawaan yang selalu ceria dan gembira sehingga saat menyampaikan materi pun jadi mudah dicerna pendengarnya.

“Materi yang dibawakan juga sungguh tepat!” puji Ustadz Subki.

Pujian juga diberikan Dewan Juri untuk Wardi (Nusa Tenggara Timur) yang membawakan materi mengenai ‘Corona Oh Corona’. Wardi mengingatkan pendengarnya cara menghindari Corona dengan pengantar lantunan ayat suci Al Quran.

Ustadz Taufiqurrahman mengatakan bahwa seluruh ayat yang dibacakan saat tausiyah sangatlah indah dan referensi yang diberikannya juga sudah kuat.

Sementara itu ‘Ramadan Di Rumah Saja’ juga masih mencari qori dan qoriah terbaik dari 34 Provinsi. Dalam segmen ‘Indonesia Mengaji’ Senin (11/5/2020) malam, qoriah asal Kalimantan Selatan yaitu Najwa berhasil menyandang predikat terbaik dan membawa pulang uang sebesar Rp 3 juta serta maju ke ronde selanjutnya.

Suara merdu Najwa dalam melantukan surat Az Zumar ayat 62-67 mampu mencuri hati Dewan Juri. Kemampuan yang dimilik Najwa menurut Ustadz Nashrullah Jammaluddin melebihi umurnya yang masih muda yaitu 15 tahun.

“Luar biasa suara dan gerak lagunya,” puji Ustadz Nashrullah.

Hadiah spesial juga diberikan untuk Najwa dari Ustadz Muchlis M Hanafi yakni berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa dan melanjutkan pendidikan di Al-Azhar, Kairo, Mesir

Sementara Ika (Lampung), qoriah yang tampil dan menduduki tempat kedua semalam, dinilai Ustadz Muchlis mempunyai suara yang menyejukkan bagi pendengarnya saat membacakan surat An Nisa ayat 116-118.

Di posisi ketiga ada Mina (Sulawesi Tengah) yang selain bersuara indah saat membaca Al Quran juga mahir menyanyikan lagu ‘Qasidah’ yang melantunkan surat Al Baqarah ayat 264.

‘Corona Oh Corona’ yang disampaikan Wardi (Nusa Tenggara Timur) sukses mendapatkan pujian ustadz Taufiqurrahman

Selain qoriah, 3 qori juga tampil mewakili provinsi masing-masing, diantaranya Arozali (Kepulauan Riau) yang mendapatkan tempat pertama dan berhasil mendapatkan uang senilai Rp 3 juta serta maju ke round selanjutnya berkat suara syahdunya saat melantunkan surat An Nur ayat 19-20.

Di tempat kedua ada qori asal Yogyakarta yaitu Fahmi yang membacakan Al Hujurot ayat 12-13. Sementara di urutan terakhir ditempati Indra (Gorontalo) dengan surat Al Hujurot ayat 6-7. wid

#beraksidirumahsaja #covid19 #indosiar #qori #qoriah

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)