
iniSURABAYA.com – Mengawali kalender kerja tahun 2026, Pemkot Surabaya melakukan penyegaran pada jajaran birokrasinya. Sebanyak 69 pejabat yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional Penyetaraan resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Graha Sawunggaling, Jumat (2/1/2026).
Pada pelantikan tersebut, dua jabatan krusial kini telah memiliki pimpinan definitif. Lasidi resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sementara Iman Kristian Maharhandono dipercaya menahkodai Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP).
Di kesempatan itu, Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa pelantikan yang dilakukan pada awal tahun ini, membawa tiga agenda utama, yakni menyesuaikan struktur kedinasan agar lebih efisien, percepatan riset dan penelitian melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) yang dapat diakses antar Perangkat Daerah (PD).
“Seperti yang saya katakan sebelumnya, pelantikan ini untuk menegaskan aturan bahwa tidak ada kepala dinas yang menjabat lebih dari tiga tahun di satu posisi. Perputaran jabatan dilakukan maksimal setiap dua hingga 2,5 tahun untuk memberikan pengalaman lintas fungsi,” begitu tandasnya.
‘Rapor Pejabat’
Untuk menegakkan reformasi birokrasi, Eri Cahyadi juga menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Inspektorat agar mengeluarkan ‘Rapor Pejabat’ setiap enam bulan sekali. Rapor ini tidak hanya menjadi konsumsi internal, tetapi akan dipublikasikan kepada masyarakat sebagai pertanggungjawaban hasil kerja.
















